Satgas Saber Polres Sibolga Pantau Harga Bapokting jelang Ramadan
- 13 Feb 2026 17:29 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan menjamin keamanan serta mutu pangan menjelang HBKN Ramadan dan Idulfitri 2026, Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Polres Sibolga melakukan pengecekan 13 Bahan Pokok Penting (Bapokting). Kegiatan ini menyasar pasar tradisional di wilayah Kota Sibolga, Jumat , 13 Februari 2026.
Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor: ST/138/II/RES.2.1/2026 tertanggal 11 Februari 2026. Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga dan peningkatan kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan harga tetap stabil dan stok pangan mencukupi menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026,” ujar AKP Suyatno.
Pelaksanaan pengecekan dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan lokasi di Pasar Kota Sibolga dan Pasar Inpres Sibolga. Kegiatan melibatkan Kanit Tipidter IPDA Seftian Tias Dame beserta tim, serta instansi terkait.
Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sibolga, Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta KCP Bulog Sibolga. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan optimal dan akurat.
Dari hasil pemantauan, harga bawang merah tercatat Rp40.000 per kilogram dengan stok 1,59 ton, sedangkan bawang putih Rp38.000 dengan stok 1,59 ton. Harga beras medium Rp14.000 dengan stok 118,5 ton dan beras premium Rp15.300 dengan stok 91,5 ton.
Cabai merah keriting dijual Rp38.000 per kilogram dengan stok 1,61 ton, sementara cabai rawit merah Rp30.000 dengan stok 1,55 ton. Daging ayam berada di harga Rp35.000 dengan stok 10,85 ton.
Gula konsumsi dijual Rp17.500 dengan stok 16,5 ton, sedangkan kedelai Rp12.000 dengan stok 1,6 ton. Minyak Kita berada di harga Rp15.000 dengan stok 23 ton, dan minyak premium Rp25.000 dengan stok 27,25 ton.
Telur ayam tercatat Rp28.900 dengan stok 13,2 ton, sementara tepung terigu Rp9.000 dengan stok 1,6 ton. Secara umum, harga rata-rata masih berada di bawah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
AKP Suyatno menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi pelanggaran harga maupun penimbunan bahan pokok. Satgas juga memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kami tidak menemukan adanya kelangkaan ataupun pelanggaran harga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan pokok,” tegasnya.
Kegiatan monitoring berjalan aman, tertib, dan lancar sepanjang pelaksanaan. Polres Sibolga berharap pengawasan ini mampu memberikan rasa tenang dan kepastian bagi masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....