Huling-Huling Acca, Teka-Teki dalam Tradisi Batak
- 20 Nov 2025 07:36 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Huling-Huling Acca, merupakan satu tradisi permainan kata dan teka-teki dalam budaya Batak. Tradisi ini sudah dikenal sejak lama dan sering dilakukan oleh Naposo (Pemuda) sebagai wahana hiburan, untuk mengasah kecerdasan dan kepekaan bagi masyarakat Batak.
Menurut Marulam Sirait, seorang pelaku seni Batak pada Teras Pro2 RRI Sibolga, Minggu (16/11/2025), Huling-Huling Acca bentuknya berupa pertanyaan berlapis makna yang disampaikan secara puitis, kemudian dijawab dengan kreatif oleh peserta. Namun kata Marulam, Huling-Huling Acca bukan sekadar permainan, selain menjadi saling asah kecerdasan juga menjadi jembatan sarana kekerabatan dan pergaulan di masa lalu.
“Ini adalah cara leluhur kita melatih kecerdasan, daya ingat, dan kemampuan berbahasa. Ada filosofi yang dalam di setiap teka-teki, walaupun penyampaiannya ringan,” ujar Marulam.
Marulam menjelaskan, Huling-Huling Acca biasanya disampaikan dalam suasana non formal, seperti pada acara kumpul keluarga, atau pesta kampung. Para pemain akan saling melontarkan teka-teki yang kadang kala jenaka, kadang penuh sindiran halus, namun selalu mengandalkan kecerdikan untuk menemukan jawaban yang tepat. Interaksi itu menjadi bagian dari proses membangun keakraban di tengah masyarakat.
Namun kata Marulam, tradisi ini kini semakin tergerus zaman, dan bahkan banyak generasi muda (Batak) yang tidak tahu sama sekali tentang Huling-Huling Acca ini. Karenanya perlu upaya dari semua pihak untuk menghidupkan kembali tradisi ini. Dikatakannya menghidupkan tradisi Huling-Huling Acca ini dapat dilakukan melalui pentas seni, lomba, hingga konten digital. Upaya tersebut penting untuk menjaga relevansi Huling-Huling Acca di tengah generasi muda.
“Anak-anak sekarang perlu tahu bahwa budaya kita kaya. Teka-teki ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenal identitas Batak,” katanya.
Ditambahkannya, melestarikan Huling-Huling Acca ajan semakin memperkuat dan memperkaya khazanah sastra lisan Indonesia mengingat Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan dan penyebaran nilai-nilai kearifan lokal.
"Dengan meningkatnya minat masyarakat, Huling-Huling Acca diyakini memiliki peluang besar untuk terus berkembang di era modern,"kata Marulam mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....