Sinamot dalam Adat Pernikahan Batak
- 06 Agt 2025 23:00 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Sinamot sering pula disebut dengan istilah Tuhor Ni Boru atau Mahar. Dalam budaya masyarakat Batak, Sinamot ini menjadi bagian penting, khususnya dalam prosesi pernikahan.
Robin Sihite, pemerhati seni budaya Batak, pada program Jaga Malam Pro2 RRI Sibolga, Rabu (6/7/2025) mengatakan, tradisi ini bagian prosesi adat terkait pemberian sejumlah harta (materi) dari pihak laki-laki yang disebut Paranak, kepada keluarga perempuan, yang disebut Parboru, sebagai bentuk penghormatan, sekaligus simbol kesiapan memikul tanggung jawab dalam membangun rumah tangga.
Menurutnya dalam budaya Batak, jumlah sinamot ditentukan melalui musyawarah antara kedua belah pihak keluarga. Nilainya tidak hanya mencerminkan status sosial, tetapi juga rasa hormat dan penghargaan terhadap perempuan serta keluarganya.
"Meski sering disalahartikan sebagai “pembelian”, sejatinya sinamot adalah wujud kesepakatan budaya yang sarat makna," ujarnya.
Kini, di tengah perkembangan zaman, tradisi sinamot tetap lestari meski mengalami penyesuaian sesuai kemampuan ekonomi masing-masing keluarga. Kehadirannya terus dijaga sebagai identitas budaya dan simbol kehormatan dalam masyarakat Batak.
"Tradisi ini memiliki makna yang sangat mendalam. Mari kita jaga nilai-nilai budaya yang luhur ini agar tetap dihormati dan dihargai,"kata Robin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....