Fans RRI Sibolga Kisah Setia di Balik Frekuensi

  • 13 Sep 2026 05:06 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Kedekatan pendengar dengan radio menunjukkan hubungan RRI Sibolga dan masyarakat tetap tumbuh melalui interaksi sehari-hari. Kehadiran pendengar setia turut memperkuat posisi radio sebagai ruang komunikasi publik yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Agusman Caniago, pendengar setia RRI Sibolga, berbicara melalui sambungan telpon selular dalam Jaga Malam, Sabtu 11 September 2026. Ia membagikan pengalaman mengenai kedekatannya dengan RRI serta berbagai program yang menemani aktivitasnya sehari-hari sebagai pendengar.

Agusman mengatakan RRI Sibolga bukan hanya sumber informasi, tetapi juga teman yang menghadirkan hiburan dan ruang interaksi, ujarnya. Menurutnya, kehadiran penyiar dan program interaktif membuat pengalaman mendengarkan radio terasa lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan pendengar terlihat ketika masyarakat menyampaikan tanggapan, mengikuti pembahasan, mengirimkan salam, hingga berpartisipasi dalam berbagai program interaktif. Interaksi tersebut dinilai membuat radio memiliki hubungan dua arah dengan masyarakat, bukan sekadar menyampaikan informasi kepada pendengar.

Agusman menilai komunikasi membuat pendengar merasa dekat dengan penyiar, sekaligus memiliki ruang menyampaikan pengalaman dan perhatian terhadap daerah. Baginya, ruang komunikasi tersebut menjadi alasan RRI tetap menarik di tengah banyaknya pilihan media digital saat ini.

"Saya merasa RRI Sibolga dekat karena penyiar selalu membuka ruang bagi pendengar untuk berkomunikasi dan menyampaikan pendapat," tambahnya. Menurut Agusman, kesempatan berinteraksi membuat pendengar merasa didengar sekaligus ikut berkontribusi terhadap perkembangan program siaran.

Pengalaman tersebut menunjukkan keberadaan radio publik memiliki peran penting membangun komunikasi, kedekatan sosial, serta pertukaran informasi bersama masyarakat. Pendengar juga dapat menjadi bagian dari perjalanan radio melalui dukungan, masukan, partisipasi, dan interaksi dalam siaran.

Agusman berharap RRI Sibolga mempertahankan interaksi dengan pendengar, sekaligus beradaptasi melalui platform digital tanpa kehilangan karakter radio akrab. Menurutnya, inovasi penting dilakukan agar radio tetap relevan tanpa meninggalkan kedekatan yang menjadi kekuatan utamanya.

Kedekatan tersebut memperlihatkan radio publik tumbuh bersama masyarakat melalui suara, informasi, hiburan, serta ruang partisipasi yang terbuka. Fans RRI bukan sekadar pendengar, tetapi bagian penting yang turut menjaga keberlanjutan hubungan radio dengan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....