Potensi Industri Aplikasi Indonesia

  • 28 Agt 2026 17:53 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Industri aplikasi Indonesia memiliki peluang besar seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam program Santai Siang Pro 2 RRI Sibolga, Jumat, 28 Agustus 2026.

Aplikasi kini membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas, mulai dari navigasi, komunikasi, hiburan, hingga kebutuhan bisnis. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut subsektor aplikasi memiliki potensi besar seiring meningkatnya penggunaan gawai.

Dikutip dari website Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi kreatif menyerap 27,40 juta tenaga kerja pada 2025. Angka tersebut mencapai 18,70 persen dari total tenaga kerja nasional, meningkat dibandingkan 2024.

BPS juga memasukkan aplikasi dan pengembang gim sebagai salah satu klasifikasi subsektor ekonomi kreatif. Data tersebut menunjukkan perkembangan teknologi memiliki kaitan erat dengan aktivitas ekonomi kreatif Indonesia.

Website resmi Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyebut subsektor aplikasi sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif digital. Pada 2025, subsektor aplikasi tercatat menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp54,18 triliun.

Kementerian Ekonomi Kreatif juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, pengembang, investor, akademisi, dan komunitas. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekosistem aplikasi digital nasional.

Pendengar Pro 2, Imam, mengatakan perkembangan industri aplikasi membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas. Menurutnya, kemampuan teknologi dapat dipadukan dengan ide sederhana untuk menghasilkan solusi bagi masyarakat.

“Anak muda sekarang punya banyak kesempatan untuk membuat aplikasi yang bermanfaat,” kata Imam. Ia menilai keberanian belajar dan memahami kebutuhan pengguna menjadi modal penting bagi calon pengembang aplikasi.

Perkembangan industri aplikasi menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan pemrograman. Industri ini juga membutuhkan kreativitas, desain, pemasaran, manajemen produk, dan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....