Generasi Muda Diajak Mencintai Museum

  • 24 Agt 2026 12:59 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Museum tidak lagi menjadi tempat penyimpanan benda-benda masa lalu yang hanya memiliki makna saja di dalam etalase kaca. Hal ini disampaikan oleh Derin seorang Ketua Komunitas Budaya pada program acara Sore Ceria, Pro 2 RRI Sibolga pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Upaya pemeliharaan koleksi barang di museum membutuhkan keterlibatan langsung dari masyarakat, terutama para remaja, agar nilai-nilai luhur sekaligus perjuangan dibalik penemuan dapat dilestarikan. Museum perlu kerja keras lebih untuk terus berinovasi menyelenggarakan berbagai lokakarya interaktif yang target segmentasinya yaitu komunitas anak muda.

Museum perlu menampilkan ruang pameran yang mampu berbicara kepada para pengunjung dari berbagai generasi. Menurutnya, kegagalan museum dalam beradaptasi dengan teknologi modern akan membuat sejarah bangsa ini terlupakan begitu saja.

"Museum harus menjadi ruang imajinasi hidup, di mana anak muda bisa menyentuh, merasakan, dan mendiskusikan asal-usul identitas mereka secara langsung" ujar Derin Tidak hanya itu, ia mengatakan jika koleksi museum dibiarkan begitu saja tanpa tindakan lanjut, maka dalam satu generasi akan terjadi kehilangan arah sejarah.

Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana bersaing dengan maraknya budaya populer asing yang meningkat melalui media sosial. Oleh karena itu, pengelola seni swasta juga perlu dilibatkan untuk menciptakan kolaborasi pameran yang lebih segar dan kekinian demi menarik perhatian pengunjung.

Kesadaran bersama dengan memulai dari diri kita sendiri diyakini jauh lebih kuat dan bertahan lama dibandingkan program yang bersifat seremonial belaka. Setiap elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral yang sama dalam menjaga warisan leluhur dan melestarikan perjuangannya.

Melalui langkah ini, diharapkan identitas diri bangsa secara konsisten tetap kokoh berdiri di tengah arus modernisasi dunia. Dikarenakan, masa depan tradisi kita justru ditentukan dari seberapa peduli kita merawatnya dan mengartikannya di dalam ruang yang kita sebut museum ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....