Budaya Lokal Bisa Jadi Jembatan Persahabatan ASEAN
- 10 Agt 2026 05:17 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Hari ASEAN menjadi momentum memperkuat persahabatan masyarakat melalui keberagaman budaya hidup di kawasan Asia Tenggara. Kesamaan tradisi, seni, kuliner, dan nilai sosial dapat membuka ruang perjumpaan antarmasyarakat sekaligus mempererat hubungan antarnegara kawasan ASEAN.
Program Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga, Sabtu 8 Agustus 2026 menghadirkan Lidya Fransiska, Duta Kebudayaan Tapanuli Tengah. Lidya menjelaskan budaya dapat menjadi jembatan persahabatan karena masyarakat mengenal keberagaman melalui seni, tradisi, serta pertemuan budaya, ujarnya.
Menurutnya, pertukaran budaya tidak hanya memperkenalkan kesenian daerah, tetapi juga membangun pemahaman terhadap kebiasaan masyarakat dari negara berbeda. Festival budaya, pertunjukan musik, serta kegiatan seni menjadi ruang bertemu bagi masyarakat ASEAN untuk mengenal dan menghargai, tambahnya.
Tapanuli Tengah memiliki kekayaan budaya yang dapat diperkenalkan melalui kegiatan seni, festival, kuliner, dan platform digital kepada masyarakat. Pengenalan tersebut dapat memperluas wawasan generasi muda sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas sebagai bagian dari Indonesia di ASEAN.
Keberagaman budaya Asia Tenggara menunjukkan adanya perbedaan sekaligus persamaan yang dapat menjadi dasar membangun hubungan masyarakat semakin harmonis. Melalui pertukaran budaya, masyarakat dapat memahami nilai kehidupan komunitas lain tanpa harus kehilangan karakter budaya masing-masing dalam pergaulan.
Budaya Tapanuli Tengah juga memiliki potensi menjadi bagian dari ruang diplomasi budaya Indonesia melalui kreativitas generasi muda daerah. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan seni, musik, kuliner, pakaian adat, serta tradisi pesisir kepada masyarakat ASEAN regional.
Karena itu, generasi muda perlu aktif menjaga budaya lokal sambil terbuka mempelajari budaya negara lain secara bijak positif. Mengenal budaya negara lain penting, namun mencintai budaya sendiri menjadi langkah menjaga identitas sekaligus memperkuat persahabatan antarbangsa ASEAN.
Pertukaran budaya diharapkan terus berkembang melalui festival, kolaborasi seni, komunitas kreatif, dan kegiatan kepemudaan lintas negara kawasan ASEAN. Dengan demikian, budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sarana membangun persahabatan, saling memahami, serta memperkuat masyarakat ASEAN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....