Ruang Laktasi Layak, Hak Ibu Bekerja Perlu Diperkuat

  • 07 Agt 2026 19:28 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Ruang laktasi di tempat kerja perlu tersedia untuk mendukung ibu menyusui menjalankan tanggung jawab profesional. Fasilitas tersebut harus menjamin privasi, kebersihan, kenyamanan, serta akses mudah agar kebutuhan bayi tetap terpenuhi selama ibu bekerja.

Ketua Pokja IV PKK Kota Sibolga Sri Wahyuni menyampaikan melalui sambungan telepon selular dalam Program Sibolga Sore Ini. Program Sibolga Sore Ini Pro1 RRI Sibolga pada Jumat 7 Agustus 2026 membahas fasilitas laktasi bagi pekerja perempuan.

Sri Wahyuni mengatakan ruang laktasi bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi dukungan terhadap hak ibu dan kebutuhan bayi, ujarnya. Menurutnya, tempat kerja perlu menyediakan ruang bersih, privat, aman, serta dilengkapi fasilitas penyimpanan ASI yang memadai bagi pekerja.

Kondisi fasilitas yang terbatas membuat ibu terpaksa mencari tempat kurang layak ketika harus memerah ASI selama jam kerja. Sri Wahyuni menambahkan dukungan pengelola dan rekan kerja diperlukan agar ibu menyusui memanfaatkan fasilitas tanpa rasa khawatir, tambahnya.

Keberadaan ruang laktasi yang mudah dijangkau juga membantu ibu mengatur waktu memerah ASI tanpa mengganggu pelaksanaan tugas pekerjaan. Selain tempat kerja, fasilitas publik seperti kantor pelayanan dan pusat keramaian juga perlu menyediakan ruang laktasi yang layak.

Fasilitas tersebut sebaiknya memperhatikan kebersihan, privasi, keamanan, kenyamanan, serta kemudahan akses secara optimal bagi ibu dan bayi. Upaya menyediakan ruang laktasi menunjukkan lingkungan kerja dan fasilitas publik semakin memperhatikan kebutuhan perempuan serta kesehatan keluarga bersama.

Dukungan demikian penting agar ibu tidak menghadapi pilihan antara memenuhi kebutuhan ASI bayi dan menyelesaikan kewajiban pekerjaan sehari-hari. Pekan ASI Sedunia yang berakhir pada Jumat 7 Agustus 2026 menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan ibu menyusui.

Tempat kerja ramah ibu menyusui bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi mendukung kesetaraan gender dan investasi sumber daya manusia. Penyediaan fasilitas laktasi menjadi langkah nyata menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi perempuan menjalankan peran profesional sekaligus keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....