Bahasa Indonesia Pererat Persatuan Menjelang Peringatan HUT Ke-81 Kemerdeaan RI
- 03 Agt 2026 17:52 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Memasuki Bulan Kemerdekaan, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik memperkuat persatuan bangsa di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Kesadaran berbahasa santun menjadi bagian penting membangun nasionalisme serta mempererat kebersamaan menghadapi berbagai tantangan kehidupan bersama.
Pada Senin 3 Agustus 2026, pembahasan tersebut disampaikan saat hadir dalam Program Sibolga Sore Ini Pro1 RRI Sibolga. Narasumber Geprita Gulo, Duta Bahasa Sumatera Utara, mengajak masyarakat menjadikan Bahasa Indonesia sebagai perekat persatuan bangsa Indonesia.
"Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas bangsa yang harus dijaga bersama," ujarnya dalam obrolan sore ini kepada pendengar. Menurutnya, penggunaan bahasa santun mencerminkan karakter bangsa sekaligus memperkuat rasa saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat setiap hari.
Selama Agustus, berbagai sekolah dan komunitas menyelenggarakan lomba pidato, baca puisi, serta kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang baik. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa nasional sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman Indonesia.
Geprita menjelaskan komunikasi santun di ruang digital menjadi kebutuhan penting menghadapi derasnya arus informasi pada era teknologi sekarang. Generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dengan menyampaikan informasi positif, edukatif, serta membangun persaudaraan nasional.
"Persatuan bangsa dapat dimulai melalui pilihan kata yang santun dan menghargai perbedaan," tambahnya saat memberikan penjelasan kepada masyarakat luas. Ia menilai bahasa memiliki kekuatan menyatukan berbagai latar belakang budaya, suku, agama, serta pandangan dalam kehidupan berbangsa Indonesia.
Momentum Bulan Kemerdekaan diharapkan menjadi pengingat penting bahwa Bahasa Indonesia merupakan warisan pemersatu seluruh rakyat Indonesia hingga sekarang. Penguatan nasionalisme dapat dimulai melalui kebiasaan menggunakan bahasa yang baik, benar, santun, dan penuh rasa tanggung jawab bersama.
Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, tetapi perekat persatuan bangsa yang harus dijaga seluruh masyarakat Indonesia bersama-sama. Semangat kemerdekaan hendaknya diwujudkan melalui karya, toleransi, komunikasi santun, dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....