Wabup Taput Tekankan Integritas pada Asesmen Maretong 52 Ribu Siswa
- 29 Jul 2026 15:52 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Taput - Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan meninjau pelaksanaan Asesmen Maretong tingkat SD dan SMP di SMP Negeri 1 Siatas Barita. Peninjauan dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah untuk memastikan asesmen berjalan objektif dan berkualitas, Rabu, 29 Juli 2026.
Asesmen Maretong merupakan evaluasi kemampuan numerasi siswa yang menjadi bagian dari program unggulan TAPAMAJUMA atau Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa. Program tersebut dirancang memperkuat fondasi akademik peserta didik sekaligus meningkatkan daya saing pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara.
"Yang paling utama dan harus kita garis bawahi adalah integritas. Tidak ada gunanya membantu siswa menjawab soal demi terlihat keren," ujar Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan. Ia menegaskan hasil asesmen harus menggambarkan kemampuan riil siswa sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan.
Wabup menjelaskan hasil asesmen akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan untuk mengukur perkembangan pembelajaran di setiap sekolah. "Hasil asesmen ini menjadi dasar evaluasi sehingga perbaikan proses belajar mengajar dapat dilakukan secara tepat sasaran," katanya.
Selain menekankan integritas, pemerintah daerah juga mendorong guru memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran numerasi. "Kami mengajak seluruh guru membiasakan kegiatan membaca dan berhitung selama sepuluh hingga lima belas menit setiap hari," tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan menjelaskan asesmen diikuti sekitar 52.000 peserta didik dari 383 sekolah dasar dan 80 sekolah menengah pertama. Pelaksanaan asesmen tingkat SMP berlangsung pada 29 Juli 2026, sedangkan tingkat SD dijadwalkan pada 30 Juli 2026 dengan hasil diumumkan 7 Agustus 2026.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap seluruh kepala sekolah, guru, dan orang tua mendukung pelaksanaan Program TAPAMAJUMA secara berkelanjutan. Hasil asesmen diharapkan menjadi pijakan penyusunan kebijakan pendidikan berbasis data sekaligus mendorong budaya belajar yang jujur, inovatif, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....