Pemko Padangsidimpuan Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
- 29 Jul 2026 09:51 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui Sosialisasi Kebencanaan Tingkat Desa dan Kelurahan yang digelar di Aula MAN 2 Padangsidimpuan, Selasa 28 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sosialisasi tersebut diikuti sebanyak 158 peserta yang terdiri atas kepala desa, lurah, serta perangkat desa dan kelurahan se-Kota Padangsidimpuan. Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE.
Dalam sambutannya, Rahmat Marzuki Nasution menyampaikan bahwa Kota Padangsidimpuan memiliki kondisi geografis yang rawan terhadap berbagai jenis bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga bencana hidrometeorologi lainnya. Karena itu, upaya penanggulangan bencana harus dilakukan secara komprehensif melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak sebelum bencana terjadi.
Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana. Pemerintah daerah terus mendorong seluruh aparatur desa dan kelurahan agar berperan aktif dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat melalui edukasi, koordinasi, dan latihan yang berkesinambungan.
"Upaya penanggulangan bencana tidak cukup dilakukan saat bencana terjadi. Kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini melalui peningkatan kesadaran, pengetahuan, serta latihan yang berkelanjutan agar masyarakat mampu menghadapi bencana dengan lebih siap dan meminimalisasi risiko korban," ujar Rahmat Marzuki Nasution.
Ia menambahkan, sosialisasi kebencanaan tidak boleh berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi harus diikuti dengan praktik dan pembiasaan dalam menghadapi situasi pra-bencana, saat bencana, hingga pascabencana. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi ancaman di wilayahnya, memahami langkah mitigasi, serta mengetahui prosedur evakuasi yang tepat ketika bencana terjadi.
Pada sesi materi, Kepala Stasiun Meteorologi Aek Godang, Mega Sirait, S.P., M.Si., menyampaikan paparan mengenai mitigasi bencana hidrometeorologi. Ia mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, longsor, maupun angin kencang.
Melalui sosialisasi ini, Pemko Padangsidimpuan berharap pemerintah desa, kelurahan, dan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....