Kesetaraan Gender Mewujudkan Kesempatan yang Adil

  • 28 Jul 2026 11:25 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Kesetaraan gender menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. Prinsip ini memastikan setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki, memiliki hak, kesempatan, perlakuan dan akses yang setara dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, kesehatan, politik, hingga kehidupan sosial.

Kesetaraan gender bukan berarti menyamakan perempuan dan laki-laki dalam segala hal, melainkan memberikan kesempatan yang adil sesuai hak dan potensi masing-masing.

Devi Halawa, Pegiat Perempuan dari Forum Konten Kreatif (FKK) Kota Sibolga, pada program Astacita Pengarusutamaan Gender Pro 1, Senin, 27 Juli 2026, mengatakan kesetaraan gender merupakan fondasi penting dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, setiap individu berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa dibatasi oleh stereotip maupun diskriminasi berbasis gender.

“Di dunia kerja perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesempatan memperoleh pekerjaan, promosi jabatan, hingga akses menuju posisi kepemimpinan. Padahal, kemampuan seseorang seharusnya menjadi dasar utama dalam menentukan peluang karier, bukan jenis kelamin,” ujar Devi Halawa.

Disisi lain, ia juga menilai laki-laki kerap menghadapi stereotip ketika memilih profesi yang selama ini dianggap identik dengan perempuan, seperti perawat atau guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menurutnya, setiap profesi memiliki peran penting dalam pembangunan sehingga tidak seharusnya dibatasi oleh pandangan sosial mengenai gender.

“Masih adanya kesenjangan upah disejumlah sektor, dimana perempuan dan laki-laki yang mengerjakan pekerjaan dengan tanggung jawab setara masih dapat menerima penghasilan yang berbeda. Oleh karena itu, penerapan sistem penggajian yang transparan dan adil perlu terus diperkuat agar setiap pekerja memperoleh hak yang sama,” kata Devi Halawa.

Ia menambahkan bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, media dan keluarga. Edukasi sejak dini mengenai pentingnya saling menghargai, menghormati hak setiap individu, serta menghapus stigma terhadap peran perempuan maupun laki-laki dinilai menjadi langkah yang sangat penting.

“Semakin banyak masyarakat yang memahami kalau kesetaraan gender itu bukanlah tentang menciptakan persaingan antara perempuan dan laki-laki, melainkan membangun kerja sama yang saling mendukung. Dengan kesempatan yang setara diberbagai bidang, kita berharap tercipta lingkungan yang lebih adil, produktif dan mampu mendorong kemajuan pembangunan, termasuk di Kota Sibolga,” tutup Devi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....