Pemkot Sibolga Percepat Relokasi Pedagang Pasar Nauli Pascakebakaran
- 23 Jul 2026 09:26 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah Kota Sibolga mempercepat proses relokasi pedagang Pasar Sibolga Nauli pascakebakaran melalui rapat lanjutan evaluasi yang dipimpin Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing, di Aula Nusantara I Kantor Wali Kota Sibolga, Rabu 22 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan aktivitas perekonomian masyarakat sekaligus memastikan relokasi berjalan tertib, transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan.
Rapat membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari perkembangan rencana relokasi pedagang, pembangunan kios sementara, pembersihan puing-puing bangunan pasar, tindak lanjut hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara, hasil uji kelayakan bangunan oleh Universitas Sumatera Utara (USU), hingga pengamanan aset Pasar Sibolga Nauli.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menegaskan proses relokasi harus menjadi momentum untuk membenahi tata kelola pasar. Menurutnya, seluruh data pedagang harus diverifikasi dan divalidasi agar fasilitas relokasi benar-benar diberikan kepada pedagang aktif, bukan kepada pihak yang hanya memiliki kios untuk disewakan kembali.
"Kita ingin menata pasar ini dengan baik. Jangan ada lagi data ganda ataupun praktik-praktik yang merugikan pedagang lain. Semua harus diverifikasi dan divalidasi secara benar. Saya tidak ingin ada permainan data. Kalau ada yang bermain-main dengan data, akan saya tindak tegas," kata Akhmad Syukri Nazry Penarik.
Selain penataan data, Syukri juga menginstruksikan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berkoordinasi terkait hasil Labfor Polda Sumut dan uji kelayakan bangunan dari USU sebagai dasar pengambilan keputusan terhadap kondisi gedung pasar. Di sisi lain, Satpol PP diminta bekerja sama dengan Polres Sibolga untuk memperketat pengamanan aset pasar guna mencegah pencurian barang milik pedagang yang masih berada di lokasi.
Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera membersihkan puing-puing di area yang telah dinyatakan aman. Menurutnya, revitalisasi Pasar Sibolga Nauli harus menjadi momentum memperbaiki tata kelola pasar dan mengakhiri praktik penguasaan maupun penyewaan beberapa kios oleh satu pihak.
"Harapan kita, melalui penataan dan relokasi ini tidak ada lagi praktik penguasaan beberapa kios oleh satu orang. Yang diprioritaskan adalah pedagang yang benar-benar berjualan sehingga pasar ke depan menjadi lebih tertib dan mampu meningkatkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat maupun pendapatan daerah," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Sibolga, Anju Rahmat Simanullang, mendukung langkah Pemerintah Kota dalam menata kembali Pasar Sibolga Nauli. Ia meminta agar tidak ada pungutan liar kepada pedagang serta mengusulkan koordinasi dengan pihak perbankan untuk memberikan keringanan cicilan bagi pedagang terdampak kebakaran. Dalam rapat tersebut juga disampaikan rencana relokasi pedagang ke Terminal C, Lantai II Pasar Buah, dan kawasan Jalan Patuan Anggi, serta pembangunan sekitar 500 kios sementara sebagai lokasi usaha selama proses revitalisasi berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....