Bahasa Isyarat, Jembatan Komunikasi Menuju Kesetaraan

  • 04 Jul 2026 18:05 WIB
  •  Sibolga
Poin Utama
  • Bahasa Isyarat

RRI.CO.ID, Sibolga – Bahasa isyarat menjadi jembatan komunikasi yang mendorong kesetaraan bagi penyandang tuli dalam kehidupan sehari-hari. Topik tersebut dibahas pada Program Ruang Disabilitas, Sabtu 4 Juli 2026.

Reza Zachrie, Juru Bahasa Isyarat, menjelaskan bahasa isyarat merupakan alat komunikasi yang memiliki tata bahasa tersendiri. Menurutnya, bahasa isyarat memudahkan penyandang tuli menyampaikan informasi dan berinteraksi secara setara.

Ia mengatakan masyarakat perlu mengenal bahasa isyarat agar tercipta komunikasi yang inklusif dan saling menghargai. "Bahasa isyarat bukan sekadar gerakan tangan, melainkan bahasa yang utuh," ujar Reza.

Reza menilai masih banyak masyarakat belum memahami pentingnya penggunaan bahasa isyarat dalam berbagai pelayanan publik. Kondisi tersebut dapat menghambat akses informasi bagi penyandang tuli.

Menurutnya, dukungan keluarga, sekolah, dan instansi sangat diperlukan untuk memperluas penggunaan bahasa isyarat. "Semakin banyak orang mempelajari bahasa isyarat, semakin terbuka kesempatan berkomunikasi," katanya.

Ia juga mendorong lembaga pendidikan dan pelayanan publik menghadirkan akses komunikasi yang ramah penyandang disabilitas. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat kesetaraan dan mengurangi hambatan komunikasi.

Reza berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebutuhan komunikasi penyandang tuli dalam berbagai aktivitas. menurutnya kesetaraan dimulai dari kemauan memahami dan menghargai bahasa isyarat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....