Taput Perkuat Mitigasi Bencana, KSB Saoloan Didukung Lumbung Sosial Kemensos

  • 30 Jun 2026 11:45 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Taput - Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan pembentukan Kampung Siaga Bencana memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat di daerah. Pengukuhan berlangsung di Kecamatan Adian Koting, Senin, 29 Juni 2026.

Kampung Siaga Bencana Saoloan dibentuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pada tujuh desa yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Kegiatan pengukuhan juga disertai simulasi standar operasional prosedur penanganan keadaan darurat.

"Kampung Siaga Bencana merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketangguhan menghadapi ancaman bencana," kata Deni Parlindungan Lumbantoruan. Ia menilai kesiapan masyarakat menjadi kunci utama meminimalkan risiko saat terjadi bencana.

Keberadaan KSB diperkuat melalui dukungan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang menyediakan fasilitas Lumbung Sosial di Desa Sibalanga. "Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan logistik masyarakat ketika terjadi kondisi darurat," ujarnya.

Wakil Bupati berharap seluruh pengurus KSB mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan masyarakat. "Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dipelihara agar penanggulangan bencana berjalan lebih efektif," katanya.

Melalui simulasi yang dilaksanakan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah penyelamatan, koordinasi, dan penanganan awal saat menghadapi bencana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap keberhasilan KSB Saoloan dapat menjadi inspirasi bagi pembentukan Kampung Siaga Bencana di kecamatan lainnya. Dengan demikian, ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....