Pemkab Tapanuli Utara Kukuhkan KSB Saoloan di Adian Koting

  • 30 Jun 2026 08:15 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Taput - Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) "Saoloan" sekaligus memimpin simulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) kedaruratan di Kecamatan Adian Koting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Adian Koting, Senin, 29 Juni 2026.

Pengukuhan Kampung Siaga Bencana menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam melakukan mitigasi, penanganan awal, dan pemulihan saat terjadi keadaan darurat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Kampung Siaga Bencana harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya tangguh bencana di tengah masyarakat. "Kampung Siaga Bencana ini diharapkan menjadi kekuatan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons cepat menghadapi setiap potensi bencana," ujar Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan.

KSB "Saoloan" dibentuk untuk memberikan perlindungan kepada tujuh desa yang berada di kawasan rawan bencana di Kecamatan Adian Koting. "Keberadaan KSB bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama," kata Wakil Bupati.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui penyediaan fasilitas Lumbung Sosial yang berlokasi di Desa Sibalanga. "Fasilitas Lumbung Sosial diharapkan mampu memperkuat kesiapan logistik sehingga penanganan korban bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi," ucap Wakil Bupati.

Selain pengukuhan pengurus, kegiatan juga diisi dengan simulasi SOP kedaruratan sebagai bentuk latihan menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Simulasi tersebut melibatkan berbagai unsur terkait agar koordinasi penanganan darurat dapat berjalan efektif ketika terjadi bencana.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap keberhasilan pembentukan KSB "Saoloan" dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di wilayah Tapanuli Utara. Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, budaya tangguh bencana diharapkan semakin kuat demi melindungi keselamatan warga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....