Investasi sejak Dini Kunci menuju Kebebasan Finansial

  • 12 Jun 2026 07:25 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Kesadaran masyarakat untuk berinvestasi sejak usia muda dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan kemandirian dan kebebasan finansial di masa depan. Dengan perencanaan yang tepat dan disiplin dalam mengelola keuangan, investasi dapat menjadi sarana untuk mencapai berbagai tujuan finansial jangka panjang.

M.A.R. Zaini Putra, Pawning Sales Officer Bank BSI kota Sibolga, pada Dialog Investasi dan Inflasi Pro 1, Kamis, 11 Juni 2026 mengatakan membangun kebiasaan berinvestasi sejak dini merupakan fondasi yang kuat untuk menciptakan kondisi keuangan yang lebih stabil pada masa mendatang.

“Investasi bukan hanya untuk mereka yang memiliki pendapatan besar. Siapa pun dapat memulainya sejak dini dengan nominal yang terjangkau. Yang terpenting adalah konsistensi dan pemahaman terhadap tujuan keuangan yang ingin dicapai,” ujarnya.

Menurut Zaini, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menetapkan tujuan keuangan yang spesifik. Tujuan tersebut dapat berupa dana pendidikan, persiapan pernikahan, pembelian rumah, modal usaha, hingga dana pensiun. Dengan tujuan yang jelas, seseorang akan lebih mudah menentukan strategi investasi yang sesuai.

Ia menjelaskan bahwa salah satu keuntungan terbesar dari memulai investasi lebih awal adalah adanya efek compounding atau bunga berbunga. Melalui mekanisme ini, keuntungan yang diperoleh dari investasi akan kembali menghasilkan keuntungan baru sehingga nilai aset dapat tumbuh lebih besar seiring berjalannya waktu.

“Semakin cepat seseorang mulai berinvestasi, semakin besar peluang untuk memanfaatkan efek compounding. Karena itu, usia muda merupakan waktu yang sangat baik untuk mulai menanamkan kebiasaan investasi secara rutin,” kata Zaini.

Zaini juga menyarankan masyarakat untuk memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan finansial, dan tingkat risiko yang dapat diterima. Beberapa instrumen yang relatif mudah dijangkau oleh masyarakat antara lain reksadana dan emas.

Menurutnya, reksadana menjadi pilihan yang menarik bagi pemula karena pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi profesional, sementara emas dikenal sebagai instrumen yang relatif stabil dan dapat digunakan sebagai pelindung nilai dalam jangka panjang.

Selain memilih instrumen yang tepat, ia menekankan pentingnya meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat dapat memahami manfaat, risiko, dan mekanisme investasi secara benar. Edukasi yang memadai akan membantu masyarakat terhindar dari berbagai bentuk investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.

“Investasi yang sehat dilakukan secara bertahap, terencana, dan sesuai kemampuan. Jangan mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa memahami risiko yang ada,” kata Zaini.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang mulai menyadari pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan. Dengan kebiasaan menabung dan berinvestasi yang dibangun sejak dini, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mencapai tujuan finansial dan menikmati masa depan yang lebih sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....