PUG: Fondasi Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan

  • 20 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pengarusutamaan Gender (PUG) dinilai menjadi strategi penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui penerapan PUG, perempuan dan laki-laki diharapkan memperoleh hak, akses, kesempatan, serta peran yang setara dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pemerintahan.

Riry Novia, Pendidik sekaligus pegiat perempuan Tapanuli Tengah, pada program Pengarusutamaan Gender, Selasa, 19 Mei 2026 mengatakan kesetaraan gender bukan hanya sekadar isu sosial, melainkan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, setiap individu harus diberi ruang yang sama untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa adanya diskriminasi.

Pengarusutamaan Gender bertujuan memastikan kebijakan dan program pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat. “Perempuan maupun laki-laki memiliki potensi yang sama untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa. Karena itu, akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan pengambilan keputusan harus terbuka secara setara,” kata Riry.

Ia menjelaskan bahwa penerapan PUG juga penting untuk menghapus berbagai hambatan sosial yang selama ini membatasi peran perempuan dalam kehidupan publik. Menurutnya, masih terdapat stereotip dan budaya yang membuat perempuan kesulitan memperoleh kesempatan yang sama, terutama dalam bidang kepemimpinan dan ekonomi.

Selain itu, Riry Novia menilai pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda dapat memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk meraih cita-cita serta menentukan masa depan mereka sendiri.

Ia juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Ketika perempuan memperoleh kesempatan untuk berkembang, maka kualitas pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga ekonomi rumah tangga akan ikut meningkat.

Menurutnya, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan keluarga harus bersama-sama mendukung implementasi Pengarusutamaan Gender dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi tersebut diperlukan agar tercipta lingkungan yang menghargai kesetaraan, keadilan, dan penghormatan terhadap hak setiap individu. “Kesadaran mengenai pentingnya kesetaraan gender terus meningkat di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa pembangunan akan berjalan lebih optimal apabila seluruh elemen masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki, diberi kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berkarya tanpa diskriminasi,” tutup RIry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....