Desa di Tapanuli Tengah, Berpotensi Menjadi Kawasan Agrowisata
- 05 Mei 2026 22:56 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng – Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, memiliki lahan pertanian yang tergolong luas serta memiliki potensi baik jika dikelola dengan maksimal. Lahan pertanian yang luas tersebut merupakan aset strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai lumbung pangan, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi sebagai objek wisata.
Sejumlah desa di daerah sangat berpeluang untuk menjadikan lahan pertanian sebagai kawasan agrowisata yang menarik minat wisatawan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kondisi itu didukung oleh kekayaan alam dan komoditas pertanian yang dimiliki Tapanuli Tengah. Mulai dari perkebunan jeruk, perkebunan durian hingga hamparan sawah yang memanjakan mata, menjadi daya tarik utama yang jika dikemas dengan konsep wisata alam dan edukasi, akan semakin meningkatkan hasil ekonomi masyarakat.
Bambang Sumantri, seorang praktisi pertanian, yang ditemui rri.co.id di lokasi persawahan menuju pantai Binasi Sorkam menyebut, pengembangan agrowisata merupakan langkah tepat dalam memaksimalkan potensi desa.
Menurutnya, lahan pertanian tidak hanya sebagai tempat produksi semata, tetapi dapat dikelola dengan manajemen modern yang mengedepankan keindahan dan kenyamanan.
"Dengan mengubah wajah pertanian menjadi lebih estetik dan ramah pengunjung, nilai ekonomi yang didapat petani bisa berlipat ganda, tidak hanya dari hasil panen tapi juga dari sektor jasa pariwisata," ujar Bambang, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia mengatakan, dengan penerapan
konsep agrowisata dinilainya mampu memberikan pengalaman baru bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat proses budidaya tanaman sekaligus menikmati keindahan panorama pedesaan.
Bambang juga mengatakan, pengembangan agrowisata dipastikan akan membuka ruang lapangan kerja baru bagi warga desa. Selain menjadi pemandu wisata, masyarakat dapat menjual berbagai produk olahan hasil pertanian dan kerajinan tangan khas daerah.
"Hal ini juga secara tidak langsung akan mengurangi angka urbanisasi, karena generasi muda akan melihat peluang cerah untuk tetap berkarya di desa," ucap Bambang.
Namun Bambang juga tidak menampik untuk mewujudkan konsep desa agrowisata diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, praktisi, dan masyarakat untuk terus memoles potensi ini.
"Termasuk dukungan infrastruktur yang memadai dan promosi yang gencar. Tapanuli Tengah memiliki potensi menjadi destinasi agrowisata unggulan di Sumatera Utara" tutupnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....