Perkuat Ekonomi Desa dan Serap Tenaga Kerja
- 30 Apr 2026 15:06 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia, resmi diluncurkan sejak 12 Juli 2025 sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat struktur ekonomi ditingkat desa dan kelurahan. Program ini hadir berdasarkan instruksi presiden dengan tujuan membangun sistem ekonomi kerakyatan yang lebih tangguh, inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
KDMP dirancang dengan mengedepankan nilai gotong royong sebagai fondasi utama dalam pengelolaannya, sekaligus mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam operasional koperasi. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi modern, terutama dalam hal akses layanan, pencatatan keuangan, serta distribusi barang dan jasa yang lebih cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat desa.
| Baca juga: Peran Sineas Penting dalam Industri Kreatif |
Flora Tobing, Ketua PKH kota Sibolga sekaligus Pengurus Koperasi, saat Opini Publik Pro 1, Kamis, 30 April 2026 mengatakan kehadiran KDMP menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi berbasis komunitas. Menurutnya, koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu memperkuat solidaritas sosial ditengah perubahan zaman.
“KDMP akan mengembangkan berbagai unit usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat, seperti toko sembako yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, penyediaan alat produksi untuk mendukung usaha kecil, serta pengelolaan gudang sebagai pusat distribusi barang. Diversifikasi unit usaha ini dinilai penting untuk memastikan koperasi memiliki sumber pendapatan yang beragam dan berkelanjutan,” kata Flora.
Selain itu, penerapan sistem digital dalam koperasi akan memberikan kemudahan bagi anggota dalam mengakses berbagai layanan, mulai dari transaksi keuangan hingga pemantauan kinerja usaha secara real time. Digitalisasi juga memungkinkan pengelolaan data yang lebih akurat dan transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan anggota terhadap koperasi sebagai lembaga ekonomi yang profesional dan modern.
“KDMP juga memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru ditingkat lokal, terutama melalui pengembangan unit-unit usaha yang membutuhkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Hal ini dinilai sangat penting dalam upaya menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan,” ujar Flora.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri, dimana masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku aktif dalam kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa. Dengan demikian, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu memperkuat daya saing desa ditengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari masyarakat serta pengelolaan yang profesional dan berbasis teknologi, Koperasi Desa Merah Putih akan berkembang menjadi model koperasi modern yang mampu memberikan manfaat luas bagi anggotanya. Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....