Toleransi dan Dialog Kunci Menjaga Harmoni Keberagaman

  • 29 Apr 2026 15:36 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Menjaga harmoni dalam keberagaman menjadi hal penting ditengah kehidupan masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Ustadz Rahmat, Tenaga Pendidik dibidang agama Islam kota Sibolga, pada dialog Moderasi Beragama Pro 1, Selasa, 28 April 2026 menekankan sikap toleransi dan saling menghormati merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang rukun dan damai.

Menurut Ustadz Rahmat, keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama. Dengan memahami dan menghargai perbedaan, masyarakat dapat hidup berdampingan tanpa konflik serta membangun hubungan sosial yang harmonis.

“Penting bagi setiap individu untuk menghindari sikap diskriminatif terhadap kelompok lain. Perilaku yang membeda-bedakan berdasarkan latar belakang suku, agama, maupun budaya hanya akan memicu perpecahan dan merusak persatuan dan kesatuan yang ada di kota kita tercinta Sibolga Berbilang Kaum,” kata Ustadz Rahmat.

Selain itu, sikap egois dan etnosentris juga harus dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Ustadz Rahmat menilai bahwa merasa paling benar atau paling unggul dari kelompok lain dapat menghambat terciptanya kerukunan dan saling pengertian.

“Dalam menjaga harmoni, dialog dan musyawarah menjadi langkah yang efektif untuk menyelesaikan perbedaan. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap pihak dapat menyampaikan pendapatnya tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan sesama umat beragama di kota Sibolga,” ujar Usatadz Rahmat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam kegiatan gotong royong sebagai bentuk nyata kebersamaan. Melalui kerja sama, hubungan antar warga dapat semakin erat tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Lebih lanjut, pendidikan nilai-nilai toleransi sejak dini dinilai sangat penting agar generasi muda mampu memahami arti keberagaman. Lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap saling menghargai tersebut.

Dengan menerapkan nilai toleransi, menghormati perbedaan, serta mengedepankan dialog, Ustadz Rahmat optimistis masyarakat Sibolga dapat terus menjaga persatuan. Hal ini sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....