Bahaya Limbah B3 bagi Kesehatan

  • 14 Apr 2026 10:31 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Persoalan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) masih menjadi perhatian karena meningkatnya aktivitas industri dan layanan kesehatan di berbagai daerah. Limbah B3 mengandung zat kimia, biologis, maupun logam berat juga mengancam kesehatan masyarakat dalam jangka pendek maupun panjang.

Hal ini disampaikan oleh Dery Khairul Anwar seorang pemerhati kesehatan lingkungan pada program acara Spada, Pro 2 RRI Sibolga pada Senin, 13 April 2026. Bahkan jika seseorang yang telah terpapar limbah B3 dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius.

"Di dalam limbah B3 ini ada zat beracun yang bisa masuk ke tubuh manusia baik itu dari udara dan juga air minum yang tercemar," Ujarnya. Ia menjelaskan efek kesehatan yang ditimbulkan juga sangat beragam pada setiap individu.

Mulai dari iritasi kulit, dan gangguan pernapasan hingga penyakit serius seperti kerusakan hati, gangguan ginjal, dan kanker. Tidak hanya itu, seseorang yang terpapar dalam jangka panjang dengan dosis rendah sering kali tidak disadari masyarakat.

"Yang bahaya memang orang merasa sehat hari ini, tapi zat beracun nya sudah menumpuk pada tubuh selama bertahun-tahun sebelum gejalanya muncul," Tambahnya. Selain itu, kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia lebih berisiko terkena dampaknya.

Paparan zat berbahaya pada anak dapat mengganggu tumbuh kembang dan kemampuan kognitif. Sementara pada ibu hamil, melalui kandungan zat tertentu berpotensi memicu gangguan pada janin.

Ia menekankan untuk memberikan perlindungan prioritas kepada kelompok rentan karena efeknya bisa saja terjadi antar generasi. Dery menilai edukasi publik sangat penting agar masyarakat memahami bahaya limbah B3 ini untuk kedepannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....