Tekanan Mental Warga Pasca Bencana Banjir dan Longsor
- 09 Apr 2026 22:43 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Dampak bencana banjir dan longsor tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga memicu tekanan mental warga. Perasaan cemas dan khawatir terus menghantui masyarakat terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan bencana tersebut.
Informasi ini disampaikan oleh Jois Sitompul saat hadir langsung sebagai narasumber dalam program Sibolga Malam Ini Pro1 RRI Sibolga. Warga bantaran Sungai Doras Kecamatan Sibolga Utara tersebut berbagi pengalaman pada Kamis 9 April 2026 terkait kondisi psikologis warga.
“Kami selalu merasa was was setiap kali hujan turun apalagi saat malam karena takut bencana susulan terjadi kembali,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa rasa cemas tersebut membuat sebagian warga sulit beristirahat dengan tenang dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya kondisi ini juga mempengaruhi semangat warga untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir dan longsor sebelumnya. Banyak warga memilih menunda perbaikan karena khawatir kerusakan akan kembali terjadi jika cuaca ekstrem terus berlanjut.
| Baca juga: Lingkungan Fondasi Kebangkitan Daerah |
Situasi ini menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya bersifat fisik tetapi juga berdampak besar terhadap kesehatan mental masyarakat. Rasa trauma yang muncul membutuhkan perhatian agar tidak berkembang menjadi masalah psikologis yang lebih serius di kemudian hari.
“Kami ingin memperbaiki rumah tetapi rasa takut selalu muncul karena cuaca belum stabil dan ancaman masih terasa,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa dukungan dari lingkungan sekitar sangat membantu warga dalam mengurangi rasa cemas yang dirasakan bersama.
Jois juga mengimbau masyarakat untuk saling menguatkan serta menjaga komunikasi agar tidak merasa sendirian menghadapi situasi sulit ini. Kebersamaan dinilai mampu menjadi kekuatan dalam menghadapi tekanan mental akibat bencana yang belum sepenuhnya berakhir.
Dengan perhatian terhadap kondisi psikologis warga diharapkan pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih optimal dan menyeluruh. Penanganan yang tepat tidak hanya fokus pada fisik tetapi juga penting bagi kesehatan mental masyarakat terdampak bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....