Waspada Kebakaran Minyak di Dapur
- 12 Feb 2026 10:53 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran minyak. Khususnya yang kerap terjadi di area dapur rumah tangga.
Tanty Harahap, Sekretaris BPBD Tapanuli Tengah, saat acara Kentongan Pro 1, Selasa, 10 Februari 2026 mengatakan kebakaran akibat minyak panas umumnya dipicu oleh kelalaian saat memasak. “Kebakaran minyak sering terjadi karena kompor ditinggalkan dalam keadaan menyala atau minyak dipanaskan terlalu lama tanpa pengawasan.”
Untuk mencegah kejadian tersebut, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kompor saat sedang digunakan. Selain itu, kebersihan kompor juga perlu dijaga dari sisa-sisa minyak atau lemak yang dapat memicu api apabila terkena panas berlebih.
“Pastikan area sekitar kompor bersih dari tumpahan minyak. Sediakan juga alat pemadam api ringan (APAR) di rumah, terutama di dapur. Jika tidak ada APAR, kain ataupun karung goni basah bisa menjadi alternatif untuk kondisi darurat,” kata Tanty.
Tanty juga mengingatkan saat terjadi kebakaran akibat minyak, masyarakat tidak boleh panik dan tidak diperbolehkan menyiram api dengan air. “Air justru akan membuat api semakin besar karena minyak dan air tidak bisa menyatu. Percikan minyak yang terkena air dapat menyebarkan api ke area lain.”
Sebagai langkah penanganan awal, api dapat dipadamkan dengan cara menutup sumber api menggunakan tutup panci berbahan logam agar oksigen terhalang. Selain itu, kain basah atau karung goni yang telah dibasahi juga dapat digunakan untuk menutup api hingga padam.
BPBD Tapanuli Tengah berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran rumah tangga. “Kunci utamanya adalah pencegahan dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” kata Tanty Harahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....