Pergerakan Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Menurun
- 13 Mar 2026 22:39 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Jumlah pergerakan arus mudik dan balik musim libur Lebaran Idul Fitri Tahun 2026, diprediksi akan berbeda dari tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba, di daerahnya.
Masinton yang membacakan teks amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengungkapkan adanya potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun ini, mencapai 143,9 juta orang.
Data dari hasil survei Kementerian Perhubungan RI itu menunjukkan penurunan angka pergerakan 1,75 persen atau sebanyak 25 juta orang dibanding tahun 2025, mencapai 146,4 juta orang.
"Berdasarkan hasil rekor lintas sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombangi. Puncak arus mudik diprediksi terjadi 14 Maret sampai dengan 15 Maret 2026, dan 18 sampai dengan 19 Maret 2026," disebutkan Masinton.
Mendukung pelaksanaan operasi Ketupat 2026, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama atau SKB tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan masa arus balik angkutan lebaran.
SKB tersebut mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang penerapan sistem one-way, contraflow, dan ganjil genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalih fungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.
"Untuk itu, saya berharap agar seluruh personel memedomani dan menyosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik," disampaikan Bupati Tapteng Masinton.
"Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyebrangan akan diterapkan di link sistem buffer zone dan sistem first come first in. Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyebrangan, stabilitas harga, dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian," tegasnya, sesuai amanat Kapolri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....