Gerakan Pemuda Marhaenis Angkat Emir Moeis Sebagai Ketum

  • 12 Nov 2022 06:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Semarang: Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Patra Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (11/11/2022).

Rakernas yang dihadiri 23 DPD GPM seluruh Indonesia tersebut secara aklamasi mengangkat Izedrik Emir Moeis sebagai Ketua Umum DPP GPM, dan Williem Tutuarima sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GPM hingga dilaksanakan kongres GPM berikutnya.

Adapun Tugas dari pengurus yang baru tersebut selain mempersiapkan kongres GPM, juga melengkapi kepengurusan DPP. Dan tak kalah penting adalah melakukan konsolidasi organisasi GPM seluruh Indonesia.

Ditunjuknya dua tokoh yang notabene merupakan anggota Partai Nasional Indonesia (PNI ) tersebut diharapkan mampu membawa perubahan bagi gerakan Marhaenis yang lebih progresif, di tengah maraknya politik identitas yang berbahaya bagi bangsa dan negara.

"Setelah ini kami akan menyusun program strategis yang mampu menerjemahkan ideologi Gerakan Marhaenis ke dalam praktek kehidupan generasi muda Indonesia ke depannya," kata Emir Moeis di sela-sela Rakernas.

Sementara itu, Williem Tutuarima menegaskan bahwa Rakernas GPM kali ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi. Serta meneguhkan ideologi perjuangan dan merumuskan strategi dalam mewujudkan cita-cita organisasi.

"Kami akan membuat organisasi ini mampu untuk terus eksis di zaman generasi Z tanpa meninggalkan semangat dan Ideologi yang dibangun oleh Bung Karno selaku Bapak Marhaenisme Indonesia," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, GPM didirikan pada 31 Mei 1947 dengan nama Pemuda Demokrat. Baru pada Kongres IX Pemuda Demokrat pada 1963 di Solo, organisasi pemuda ini berubah nama menjadi Gerakan Pemuda Marhaenis disingkat GPM hingga saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....