Fredyan dan Wahyu Prasetyo Berpisah dengan PSIS Semarang

  • 08 Jun 2024 03:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Semarang: PSIS Semarang harus melepas dua pemain yang memiliki kontribusi signifikan sepanjang musim BRI Liga 1 2023/24. Fredyan Wahyu Sugiantoro dan Wahyu Prasetyo, dua pilar penting dalam tim Mahesa Jenar; Kini harus berpisah setelah kontrak mereka berakhir dan tidak mencapai kesepakatan baru untuk kompetisi mendatang.

Manajemen PSIS Semarang, melepas kedua pemain ini setelah empat musim penuh prestasi dan dedikasi. Fredyan dan Wahyu Prast, yang akrab disapa Hulk, telah secara resmi berpamitan dengan CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

Wahyu Prast menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen PSIS Semarang. "Terima kasih kepada manajemen, pelatih, ofisial, dan para pemain PSIS Semarang atas 4 musim yang luar biasa ini," kata Wahyu.

"Tak semua yang kita inginkan tercapai, tapi kita tetap menulis cerita yang indah bersama-sama. Saya akan selalu menjadi bagian dari kalian."

Menjadi bagian dari sejarah PSIS adalah kebanggaan tersendiri bagi Wahyu Prast. "Bagi saya, saat masih menjadi pemain PSIS Semarang, merupakan pengalaman yang luar biasa," ujarnya.

"Ini tidak akan pernah saya lupakan."

Bergabung sejak tahun 2020, Wahyu Prast mencatatkan 82 penampilan di kompetisi Liga 1. Penampilannya yang apik di PSIS juga membawanya ke panggilan timnas di era Shin Tae-yong.

Termasuk masuk dalam skuad timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2023 di Qatar dan beberapa laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kini, Wahyu Prast telah diperkenalkan sebagai pemain baru di skuat Malut United FC.

Fredyan Wahyu, yang bergabung dengan PSIS sejak tahun 2019, mencatatkan 102 penampilan bersama Laskar Mahesa Jenar. Di kompetisi Liga 1 dan menyumbang 9 gol.

Kedua pemain ini telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi PSIS Semarang, baik di dalam maupun di luar lapangan. CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengucapkan perpisahan dengan penuh hormat dan harapan baik untuk masa depan kedua pemain tersebut.

"PSIS resmi berpisah dengan Fredyan dan Wahyu Prast. Hubungan yang telah lama dibangun berakhir saat ini dan keduanya segera akan memulai petualangan baru," kata Yoyok.

"Sebagai klub profesional, perginya kedua pemain ini merupakan hal yang wajar. Di antara kami sama-sama saling mendoakan untuk kebaikan masing-masing."

Yoyok Sukawi juga menyampaikan bahwa PSIS tidak menutup pintu bagi kembalinya Fredyan dan Wahyu Prast di masa mendatang. "Buat Fredyan dan Wahyu Prast, jangan lupa arah jalan pulang," ujarnya.

"PSIS selalu terbuka, mau pensiun di sini silakan, mau berkarier sebagai pelatih di sini juga silakan. Kami sangat terbuka."

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....