Gelar FIFA ASEAN Cup Perkuat Posisi Indonesia di Asia Tenggara
- 06 Okt 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dinilai sudah menjadi kekuatan sepak bola Asia Tenggara dalam tiga hingga empat tahun terakhir, berdasarkan peningkatan kualitas permainan dan konsistensi prestasi di berbagai ajang.
- Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 memperkuat pembuktian kualitas Indonesia di kawasan, setelah sebelumnya mampu mencapai semifinal Piala Asia U-23 dan mengalahkan sejumlah tim kuat.
- Pengamat menilai pemain muda Indonesia perlu mendapat kesempatan lebih besar, terutama pemain non-naturalisasi, agar perkembangan kualitas skuad semakin merata dan berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dinilai sudah menjadi kekuatan sepak bola Asia Tenggara dalam tiga sampai empat tahun terakhir. Penilaian tersebut menguat setelah Indonesia melibas Thailand 4-2 pada FIFA ASEAN Cup 2026, sekaligus meraih trofi regional bergengsi.
Pengamat sepak bola, Alief Syachviar menilai kualitas permainan Indonesia sudah kian membaik dan mampu menampilkan performanya di setiap ajang. Menurutnya, kemenangan tiga gol tanpa balas atas Vietnam di Hanoi menjadi salah satu sinyal penting peningkatan level Indonesia.
"Menurut hitungan saya, sejak tiga sampai empat tahun lalu sepak bola Indonesia sudah di atas Asia Tenggara. Hanya saja, Indonesia belum merasakan gelar juara regional sehingga pembuktian melalui trofi baru hadir pada kesempatan kali ini," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Selasa, 6 Oktober 2026.
Indonesia juga mampu menembus semifinal Piala Asia U-23 dan mengalahkan Arab Saudi, memperkuat bukti perkembangan kualitas permainan. Sejumlah pencapaian tersebut menunjukkan Indonesia telah lama bersaing di level tinggi, meski trofi regional baru hadir pada momentum ini.
"Keberhasilan tersebut perlu dievaluasi melalui kombinasi pemain muda dan berpengalaman dalam skuad Indonesia secara menyeluruh. Ia menyoroti pemain muda non-naturalisasi yang belum banyak mendapat kesempatan bermain sejak menit awal pertandingan pada turnamen tersebut," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi pelatih John Herdman untuk memberikan ruang kepada pemain muda Indonesia. Pemain muda seperti Rayhan Hannan baru dimainkan pada penghujung pertandingan, sehingga kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi pelatih.
"Banyak catatan menunjukkan dalam tiga tahun terakhir sepak bola kita sudah nomor satu di Asia Tenggara secara permainan. Dari sisi trofi, baru kali ini Indonesia akhirnya memiliki gelar juara regional yang memperkuat pembuktian tersebut pada akhirnya," ucapnya.
Keberhasilan meraih trofi tetap menjadi bukti penting bahwa Indonesia mampu mengubah kualitas permainan menjadi prestasi nyata di kawasan. Indonesia akhirnya melengkapi sejumlah pencapaian dalam tiga tahun terakhir dengan gelar juara, setelah konsisten menunjukkan peningkatan performa kompetitif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....