Pep Guardiola Kirim Pesan Dukungan untuk Manchester City

  • 01 Okt 2026 12:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pep Guardiola menyatakan dukungan kepada Manchester City setelah klub dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial Premier League
  • Mantan pelatih City itu menyampaikan pesan tersebut melalui Instagram pribadinya sambil membagikan sejumlah foto saat melatih klub.
  • Manchester City membantah temuan Komisi Independen dan menyatakan akan mengajukan banding.

RRI.CO.ID, Jakarta - Mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan dukungannya kepada klub di tengah kasus finansial Premier League. Guardiola menyampaikan dukungan tersebut melalui unggahan Instagram pribadinya, Rabu, 30 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, Guardiola membagikan sejumlah foto saat masih melatih Manchester City. Ia juga menyampaikan pesan langsung kepada para pendukung klub di seluruh dunia.

“Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya. Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu, berada di belakang klub saya, pemilik, chairman, Ferran, para pemain, staf, Enzo, dan kalian, para pendukung kami,” kata Guardiola dalam unggahannya.

Ia juga menguatkan dan meminta para pendukung tetap bersama dalam menghadapi situasi tersebut. “Saya ingin memperjelas bahwa kita akan melewati ini bersama-sama., saya mencintai kalian semua,” ucapnya.

Guardiola meninggalkan posisi pelatih Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Selama satu dekade memimpin klub, ia meraih enam gelar Premier League dan sejumlah trofi lainnya.

Pesan tersebut disampaikan sehari setelah Premier League mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap Manchester City. Komisi Independen menyatakan klub bersalah atas seluruh pelanggaran serius aturan finansial selama sembilan musim.

Pelanggaran tersebut berkaitan dengan periode 2009/2010 hingga 2017/2018. Komisi juga menyatakan Manchester City bersalah atas sebagian besar dugaan pelanggaran terkait kewajiban bekerja sama dalam penyelidikan.

Premier League menyebut Manchester City menggunakan kontrak komersial palsu dalam skema pendanaan. Skema tersebut dinilai bertujuan meningkatkan pendapatan dan menekan biaya lebih dari 900 juta poundsterling.

Komisi juga menyatakan skema tersebut membuat Manchester City tampak memenuhi batas pengeluaran Premier League dan UEFA. Premier League menyebut klub juga melanggar kewajiban bekerja sama selama proses penyelidikan.

Manchester City membantah temuan tersebut dan menyatakan memiliki bukti kuat untuk mendukung posisinya. Klub juga menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan Komisi Independen.

Sementara itu, sanksi terhadap Manchester City belum ditentukan dan proses hukum masih berlanjut. Klub memiliki batas waktu hingga Jumat, 2 Oktober 2026 untuk mengajukan banding.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....