Guardiola Buka Suara usai Manchester City Dinyatakan Bersalah

  • 30 Sep 2026 23:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius aturan finansial selama sembilan musim
  • Guardiola menegaskan tetap berada di belakang klub, manajemen, pemain, staf, dan suporter
  • Pep Guardiola menyampaikan dukungan kepada Manchester City setelah putusan komisi independen

RRI.CO.ID,Jakarta - Mantan pelatih Manchester City Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Liga Inggris. Guardiola menyampaikan dukungan kepada mantan klubnya melalui media sosial setelah keputusan komisi independen diumumkan Premier League secara resmi.

“Saya ingin setiap fan Manchester City tahu bahwa saya berada di sini, sekarang lebih dari sebelumnya,” “Saya selalu berada di belakang klub, pemilik, Ferran, para pemain, staf, Enzo, dan seluruh suporter luar biasa kami,” ungkap Guardiola.

“Biarkan saya memperjelas bahwa kita akan melewati situasi sulit ini bersama-sama sebagai satu kesatuan . Saya mencintai kalian semua,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut dalam pernyataan dukungannya kepada Manchester City dan seluruh pendukungnya.

Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu setelah hampir satu dekade menangani klub asal Inggris tersebut. Posisinya kemudian diteruskan mantan asistennya Enzo Maresca yang mengambil tanggung jawab sebagai pelatih Manchester City mulai musim ini.

Dukungan Guardiola muncul setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran serius terhadap aturan finansial Liga Inggris. Komisi juga menyatakan klub bersalah atas mayoritas dakwaan terkait kegagalan bekerja sama dalam proses investigasi Premier League sebelumnya.

CEO Manchester City Ferran Soriano sebelumnya menyampaikan pesan kepada staf klub melalui sebuah rekaman video internal pada Selasa. Soriano menolak temuan komisi independen tersebut, sementara Manchester City menyatakan akan mengajukan banding terhadap keputusan yang telah diumumkan.

Guardiola menangani Manchester City sejak 2016 dan berhasil membawa klub tersebut meraih berbagai gelar bergengsi selama masa kepemimpinannya. The Citizens meraih enam gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, lima Piala Liga, serta satu trofi Liga Champions.

Komisi menemukan Manchester City menggunakan kontrak komersial palsu untuk meningkatkan pendapatan dan menekan biaya yang dilaporkan secara tidak benar. Skema tersebut membuat kondisi finansial klub terlihat berbeda sekaligus membantu memenuhi batas pengeluaran Premier League dan UEFA ketika itu.

Pelanggaran finansial tersebut berlangsung selama sembilan musim, mulai musim 2009–2010 hingga 2017–2018 berdasarkan temuan komisi independen Premier League. Skema itu disebut meningkatkan pendapatan dan menekan biaya lebih dari 900 juta pound sterling selama periode terkait tersebut.

Periode pelanggaran tersebut mencakup masa kepelatihan Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, serta dua musim awal Guardiola bersama Manchester City. Klub tetap membantah melakukan kesalahan dan berencana menempuh proses banding setelah keputusan komisi independen tersebut diumumkan secara resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....