Manchester City Tegaskan Perlawanan atas 115 Tuduhan Kasus Premier League

  • 29 Sep 2026 10:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 tuduhan pelanggaran aturan Premier League.
  • CEO Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan terus melawan.
  • Sanksi belum diumumkan, sementara Manchester City disebut akan mengajukan banding.

RRI.CO.ID, Manchester – Manchester City menegaskan akan terus melawan dalam proses hukum terkait 115 tuduhan pelanggaran aturan Premier League. CEO Ferran Soriano menyampaikan sikap tersebut kepada sejumlah petinggi klub Eropa dalam pertemuan di Kopenhagen, Denmark.

Soriano berbicara dalam Rapat Dewan European Football Clubs, organisasi yang sebelumnya bernama ECA. Pertemuan tersebut berlangsung menjelang agenda rapat umum organisasi pada Selasa, 28 September 2026.

Menurut Press Association, Soriano mengatakan proses hukum kasus tersebut masih akan berlangsung panjang. "Kasus ini membutuhkan delapan tahun untuk sampai ke tahap ini dan masih akan membutuhkan waktu lebih lama," kata Soriano.

Pernyataan itu merujuk pada penyelidikan Premier League terhadap Manchester City yang dimulai sejak 2018. Setelah menyampaikan pesannya, Soriano meninggalkan pertemuan tanpa memberikan keterangan kepada media.

Manchester City sebelumnya menghadapi 115 tuduhan terkait dugaan pelanggaran berbagai aturan finansial Premier League. Tuduhan tersebut antara lain berkaitan dengan dugaan penggelembungan pendapatan sponsor dari perusahaan yang terhubung.

Pada Jumat lalu, muncul informasi bahwa Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 tuduhan tersebut. Klub-klub Premier League kini mencari nasihat hukum mengenai kemungkinan tuntutan kompensasi terkait perkara tersebut.

BBC Sport juga melaporkan bahwa Manchester City akan mengajukan banding atas hasil perkara tersebut. Sementara Premier League belum mengumumkan sanksi yang akan diberikan kepada klub asal Manchester itu.

Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup pengurangan poin, pengeluaran dari kompetisi kasta tertinggi, hingga denda dalam jumlah besar. Namun, Premier League belum memberikan komentar mengenai perkembangan perkara tersebut.

Sementara itu, Manchester City menyatakan proses hukum Premier League masih berlangsung dan sejumlah tahapan penting belum selesai. Klub juga menegaskan seluruh proses tersebut tetap berada dalam ketentuan kerahasiaan yang ketat.

Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, sebelumnya menyampaikan keyakinannya kepada para pendukung. "Proses Premier League masih panjang, dan keyakinan kami membuktikan klub tidak bersalah tetap sama kuatnya sejak awal," ujarnya.

Al Mubarak menambahkan pihak klub memiliki sejumlah hal yang ingin disampaikan kepada pendukung mengenai kasus tersebut. Namun, kerahasiaan proses hukum membuat Manchester City belum dapat membuka informasi tersebut kepada publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....