Mourinho Protes Keras Kepemimpinan Wasit usai Madrid Kalah dari Atletico

  • 21 Sep 2026 07:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jose Mourinho mengecam keputusan wasit yang memberikan dua kartu merah kepada pemain Real Madrid dalam pertandingan melawan Atletico Madrid.
  • Pertandingan berakhir dengan kemenangan Atletico Madrid 2-1 atas Real Madrid di Stadion Metropolitano pada 20 September 2026.
  • Menurut Mourinho, kedua kartu merah tersebut adalah keputusan yang jelas dan signifikan mengubah dinamika pertandingan.

RRI.CO.ID, Madrid - Jose Mourinho meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit setelah Real Madrid kalah dari Atletico Madrid di Metropolitano, 2-1, Minggu, 20 September 2026. Ia menyebut dua kartu merah yang diterima timnya sebagai keputusan yang jelas dan mengubah jalannya pertandingan.

"Kami dapat melewatkan konferensi pers karena kisah pertandingan ada di sini. Itu adalah dua kartu merah yang jelas," kata Mourinho sambil menunjukkan dua foto dilaman Real Madrid.

Ia menyesalkan kesulitan yang dihadapi Madrid saat bermain sebelas lawan sepuluh. Ia membayangkan apa yang terjadi jika bermain sebelas lawan sembilan selama lima puluh menit.

"Yang seharusnya bergembira, tentu saja di luar pendukung Atletico karena mereka mendapat poin, adalah panitia penunjukan wasit," ujarnya. Mourinho menyoroti keanehan penunjukan wasit yang sudah diketahui seminggu sebelum pertandingan.

"Ia adalah wasit berusia 41 tahun yang bahkan bukan wasit internasional. Orang malang itu datang ke sini dan tidak bisa menahan tekanan," katanya.

Ia juga menyoroti peran Trujillo di VAR yang memiliki sejarah panjang sebagai VAR pertandingan Real Madrid. "Jika wasit yang malang itu tidak berpengalaman, maka pria ini tidak memiliki tekanan apa pun karena di Las Rozas tidak ada tekanan," ujar Mourinho.

Tentang kartu merah Dean Huijsen, Mourinho mengaku belum melihatnya secara detail. "Jika pelanggaran dimulai di luar kotak penalti, itu adalah pelanggaran, kartu merah, dan 0-0," ucapnya.

Mourinho menegaskan ia ingin pergi dengan kemenangan tanpa harus membicarakan kontroversi wasit. "Saya sudah berada di sini selama tiga bulan, dan saya biasanya tidak mengambil arah ini," katanya.

Ia menyebut dua kartu merah melawan Elche dan dua kartu merah hari ini sebagai kombinasi yang menyulitkan. Mourinho berharap bisa bersaing secara setara dengan semua orang di La Liga.

"Saya ingin berpikir mereka hanya melakukan kesalahan, sama seperti pelatih atau pemain bisa melakukan kesalahan," ujarnya. Ia memuji kebanggaan, tekad, dan permainan timnya di babak pertama meskipun hasilnya negatif.

"Saya sangat menyukai babak pertama, dan para pemain memberikan segalanya untuk berkompetisi," katanya. Mourinho menegaskan tidak ada alasan untuk mencela para pemainnya.

Ia berharap Liga tidak ternoda oleh kasus Negreira yang sudah tidak ada lagi. Madrid akan terus berjuang meskipun menghadapi keputusan wasit yang kontroversial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....