FIFA ASEAN Cup 2026 Terapkan Dua Kasta tanpa Semifinal
- 15 Sep 2026 09:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- FIFA ASEAN Cup 2026 membagi 14 peserta dalam Premier Division dan Challenge Division
- Juara Grup A dan Grup B langsung bertemu di final tanpa babak semifinal
- Hasil pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 memengaruhi peringkat dunia FIFA
RRI.CO.ID, Jakarta - FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan format kompetisi berbeda dengan turnamen sepak bola Asia Tenggara sebelumnya. Turnamen perdana FIFA tersebut membagi 14 peserta ke dalam dua level kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division.
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Turnamen ini juga masuk kalender resmi FIFA sehingga hasil pertandingan memengaruhi peringkat dunia.
Sebanyak 14 negara ambil bagian dalam edisi perdana tersebut. Peserta terdiri dari 11 negara anggota AFF dan tiga negara undangan Asia.
Tiga negara undangan tersebut adalah Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong-Tiongkok. Mereka bergabung dengan negara-negara Asia Tenggara dalam format kompetisi yang baru.
Premier Division menjadi kasta tertinggi dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah untuk level kompetisi tersebut.
Grup A Premier Division dihuni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Seluruh pertandingan grup berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sementara itu, Grup B berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Seluruh pertandingan Grup B digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Berbeda dari turnamen pada umumnya, FIFA ASEAN Cup 2026 tidak menggunakan babak semifinal. Juara Grup A dan juara Grup B langsung bertemu pada pertandingan final.
Format serupa diterapkan pada Challenge Division. Kompetisi kasta kedua tersebut digelar terpusat di Hong Kong, Tiongkok.
Challenge Division Grup A dihuni Hong Kong-Tiongkok, Laos, dan Brunei Darussalam. Grup B berisi Kamboja, Myanmar, dan Timor-Leste.
Dengan format dua kasta tersebut, FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan ruang kompetisi bagi 14 negara peserta. Sistem ini juga memungkinkan persaingan berlangsung pada level yang lebih terstruktur.
Selain memperebutkan gelar juara, setiap pertandingan memiliki arti bagi posisi negara peserta dalam peringkat FIFA. Karena itu, kompetisi perdana ini memiliki nilai strategis bagi tim nasional peserta.
Timnas Indonesia akan menjalani persaingan Premier Division sebagai tuan rumah. Skuad Garuda ditargetkan memanfaatkan status tersebut untuk melaju ke partai final.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....