Pensiun dari Timnas Argentina, Wafat Sang Ayah jadi Alasan Kuat Lionel Messi

  • 01 Sep 2026 12:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Megabintang, Lionel Messi akhirnya resmi mengumumkan, pensiun dari tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Tepatnya, setelah kapten Timnas Argentina itu menjalani seluruh pertandingan di Piala Dunia 2026.
  • Namun, wafatnya sang ayah, Jorge Messi, pada usia 68 tahun pada 8 Agustus 2026 di Rosario, membuatnya yakin mengakhiri perjalanannya
  • Itu adalah keputusan yang menyakitkan, dan sampai sekarang masih sangat menyakitkan, tetapi saya mengerti bahwa waktunya telah tiba

RRI.CO.ID, Jakarta - Megabintang, Lionel Messi akhirnya resmi mengumumkan, pensiun dari tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Tepatnya, setelah kapten Timnas Argentina itu menjalani seluruh pertandingan di Piala Dunia 2026.

Keputusan Messi tersebut, sekaligus menutup kiprah panjang sang kapten bersama Argentina yang berlangsung selama lebih dari dua dekade. Messi menyampaikan keputusan tersebut, melalui unggahan emosional di IG pribadinya @leomessi dengan menyertakan catatan tulisan tangan dalam bahasa Spanyol.

Ia meninggalkan, timnas sebagai pencetak gol dan pemilik jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Argentina. Sepanjang karier internasionalnya, Messi mencatat 125 gol dalam 207 penampilan bersama Argentina.

Ia juga menjadi bagian dari enam kampanye Piala Dunia, termasuk perjalanan hingga final Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol. Messi mengungkapkan, dirinya sebenarnya sudah menyiapkan pernyataan perpisahan sejak 21 Juli, atau dua hari setelah final Piala Dunia 2026.

Namun, wafatnya sang ayah, Jorge Messi, pada usia 68 tahun pada 8 Agustus 2026 di Rosario, membuatnya yakin mengakhiri perjalanannya. "Saya menulis kata-kata ini pada 21 Juli, dua hari setelah final, hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya," kata Messi melalui Instagram, Selasa, 1 September 2026.

Bagi Messi, keputusan meninggalkan Timnas Argentina bukan sesuatu yang mudah. Ia mengakui, perpisahan tersebut menyakitkan, tetapi merasa sudah tiba waktunya untuk mengakhiri perjalanan sebagai pemain Argentina.

"Itu adalah keputusan yang menyakitkan, dan sampai sekarang masih sangat menyakitkan, tetapi saya mengerti bahwa waktunya telah tiba," ucap Messi. Messi menegaskan, dirinya selalu memberikan kemampuan terbaik setiap kali mengenakan jersey Argentina.

Ia mengatakan, perjuangannya bersama Argentina tidak hanya terjadi ketika tim tersebut mulai meraih berbagai gelar. Messi juga mengingat masa-masa sulit ketika dirinya harus menghadapi sejumlah kegagalan di final turnamen internasional.

"Saya bersumpah kepada kalian bahwa saya selalu memberikan segalanya. Bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir saat kami memenangi semuanya, tetapi juga sebelum itu," ujar Messi.

Dalam pesan perpisahannya, Messi juga menyampaikan, penghargaan kepada keluarga, pelatih, staf, ofisial, dan seluruh rekan setimnya. Ia turut berterima kasih kepada para pendukung Argentina yang terus memberikan kasih sayang kepadanya dalam berbagai situasi.

"Saya pergi dengan ketenangan dan kebanggaan bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dulu hanya kami impikan," kata Messi. Ia juga menggambarkan, perjalanan tersebut sebagai pengalaman luar biasa yang akan selalu dikenangnya.

Kini, Messi tidak lagi akan menjadi sosok yang berdiri di garis depan perjuangan Argentina sebagai pemain. Ia memilih, menyaksikan perjalanan generasi berikutnya dari posisi berbeda, yakni sebagai seorang pendukung tim nasional.

"Saya mencintai kalian! Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina," ucal Messi dalam pesan penutupnya. Dengan keputusan tersebut, era Messi bersama tim nasional Argentina resmi berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....