Chelsea Tekuk Brighton, Alonso Puji Mentalitas Pemenang
- 31 Agt 2026 05:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Chelsea berhasil mengalahkan Brighton & Hove Albion dengan skor 4-3 di Stamford Bridge, Minggu 30 Agustus 2026.
- Kemenangan ini membuat Chelsea mencatat awal musim yang sempurna dengan dua kemenangan beruntun di bawah asuhan Xabi Alonso.
RRI.CO.ID, London - The Blues Chelsea mengalahkan Brighton & Hove Albion dengan skor tipis 4-3 pada kompetisi Liga Inggris. Kemenangan tersebut diraih di Stadion Stamford Bridge pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Empat gol Chelsea disumbangkan Romeo Lavia (4'), Pedro Neto (14'), Joao Pedro (32'), serta Cole Palmer (74'). Tim tamu membalas lewat gol Malick Yalcouye (35'), gol bunuh diri Joao Pedro (64), dan Pascal Gross di injury time.
Hasil dramatis ini memperpanjang rekor dua kemenangan beruntun skuad London pada awal musim pertandingan resmi. Keberhasilan menaklukkan tim tamu sekaligus menjaga konsistensi performa skuad di papan atas klasemen sementara.
Manajer Chelsea Xabi Alonso mengapresiasi tinggi daya juang seluruh anak asuhnya sepanjang laga sengit tersebut. Laga sengit ini diwarnai debut kiper Emiliano Martinez yang kebobolan tiga gol di kandang.
"Nilai penting dari mengamankan tiga poin di laga seketat ini menunjukkan fondasi mental Chelsea sedang terbangun," kata Alonso usai laga dikutip dari situs resmi klub, Senin, 31 Agustus 2026.
Alonso mengonfirmasi kondisi kebugaran gelandang Moises Caicedo yang ditarik keluar akibat cedera babak kedua. "Saya berharap cedera Caicedo tidak serius," ujar Alonso yang memastikan pemain tengah asal Ekuador tersebut langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter klub.
Manajer Brighton Fabian Hürzeler menyoroti keunggulan efektivitas serangan balik yang diperagakan lini depan tim lawan. Penyerang Joao Pedro menorehkan catatan unik setelah mencetak gol, assist, dan gol bunuh diri.
"Chelsea memiliki kualitas tinggi untuk menghukum kesalahan kami. Terutama di awal babak pertama," kata Hürzeler.
Hürzeler tetap memuji mentalitas menyerang anak asuhnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan tiga gol awal. Skuad Brighton dinilai terus memberikan perlawanan ketat hingga masa injury time babak kedua berakhir.
"Para pemain menunjukkan rasa percaya diri yang kuat terhadap kualitas mereka sendiri. Untuk terus menekan hingga detik terakhir," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....