Zion Suzuki Segera ke PSG? Kiper Jepang Dibanderol Rp720 Miliar

  • 10 Agt 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Paris Saint-Germain (PSG) kembali bergerak agresif di bursa transfer musim panas 2026. Setelah resmi memulangkan Lucas Digne dari Aston Villa, PSG kini dilaporkan semakin dekat dengan penjaga gawang Jepang milik Parma, Zion Suzuki.
  • Tepatnya, setelah PSG mengaktifkan klausul pelepasannya, yang menurut Reuters bernilai sekitar £8,5 juta (sekitar Rp174.906.200.000). Transfer Digne menjadi langkah penting bagi PSG untuk memperkuat lini belakang.
  • Meski PSG disebut sangat tertarik kepada Suzuki, kepindahannya ke Paris belum otomatis berarti ia akan langsung menjadi penjaga gawang utama. Performa Safonov menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) kembali bergerak agresif di bursa transfer musim panas 2026. Setelah memulangkan Lucas Digne dari Aston Villa, PSG dilaporkan semakin dekat dengan penjaga gawang Jepang milik Parma, Zion Suzuki.

PSG mengumumkan, kepulangan Digne pada Minggu, 9 Agustus 2026. Bek kiri berusia 33 tahun itu, kembali ke Paris dengan kontrak hingga 2029.

Tepatnya, setelah PSG mengaktifkan klausul pelepasannya, yang menurut Reuters bernilai sekitar £8,5 juta (sekitar Rp174.906.200.000). Transfer Digne menjadi langkah penting bagi PSG untuk memperkuat lini belakang.

Menurut surat kabar Mundo Deportivo, PSG disebut tengah mengupayakan perekrutan Zion Suzuki dari Parma. Penjaga gawang asal Jepang tersebut, dianggap sebagai salah satu kandidat yang dapat memperkuat posisi kiper PSG untuk jangka panjang.

"PSG dikabarkan meningkatkan tawarannya dan nilai paket transfer Suzuki berada di kisaran €35 juta (sekitar Rp720.202.000.000). Fabrizio Romano menjadi salah satu sumber yang mengabarkan perkembangan negosiasi tersebut," kata laporan Mundo Deportivo, Senin, 10 Agustus 2026.

Suzuki saat ini, masih menjadi bagian dari Parma dan usianya baru 23 tahun. Pengalaman bermain di Eropa serta penampilannya bersama tim nasional Jepang, membuat namanya semakin menarik perhatian klub-klub besar.

Namun, persoalan utama bukan hanya apakah transfer tersebut berhasil diwujudkan. Melainkan, bagaimana Pelatih PSG, Luis Enrique akan menggunakan sang penjaga gawang setelah tiba di Paris.

Persaingan di Bawah Mistar PSG

Sektor penjaga gawang PSG mengalami perubahan setelah kepergian Gianluigi Donnarumma. Kondisi tersebut membuat klub harus kembali memikirkan komposisi pemain di posisi paling belakang.

Matvey Safonov menjadi salah satu kandidat penting untuk mengisi posisi utama. Sementara itu, Lucas Chevalier juga telah direkrut PSG sehingga kedatangan Suzuki berpotensi menciptakan persaingan baru di bawah mistar.

Situasi tersebut membuat transfer Suzuki memiliki konsekuensi lebih besar daripada sekadar menambah satu pemain baru. PSG harus menentukan, apakah kiper Jepang tersebut langsung diberi kepercayaan sebagai pilihan utama atau terlebih dahulu menjalani proses adaptasi.

Suzuki Tak Dijamin Langsung Jadi Starter

Meski PSG disebut sangat tertarik kepada Suzuki, kepindahannya ke Paris belum otomatis berarti ia akan langsung menjadi penjaga gawang utama. Performa Safonov menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan tersebut.

PSG juga harus mempertimbangkan, perkembangan Chevalier serta rencana jangka panjang klub untuk posisi penjaga gawang. Karena itu, perekrutan Suzuki dapat menjadi bagian dari strategi regenerasi sekaligus persiapan menghadapi persaingan di masa depan.

Laporan terbaru bahkan menyebut, adanya kemungkinan Suzuki tidak langsung menjadi pilihan utama apabila transfer benar-benar rampung. PSG perlu menentukan apakah pemain Jepang itu akan bersaing langsung di tim utama atau mendapatkan kesempatan berkembang melalui skema lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....