Bernardo Silva Debut di Real Madrid, Mourinho Langsung Soroti Kondisi Fisiknya
- 09 Agt 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jose Mourinho memberikan penilaian terbuka mengenai debut Bernardo Silva bersama Real Madrid. Tepatnya, ketika Madrid berhasil mengalahkan Ferencváros dengan skor 2-1 dalam laga pramusim di Budapest.
- Mourinho menilai, gelandang asal Portugal tersebut masih membutuhkan peningkatan dari sisi kebugaran fisik. Dalam pertandingan tersebut, Bernardo Silva mendapatkan kesempatan tampil setelah resmi bergabung dengan Real Madrid
- Dia harus berkembang. Tetapi dia adalah pemain yang luar biasa
RRI.CO.ID, Jakarta - Jose Mourinho memberikan penilaian terbuka mengenai debut Bernardo Silva bersama Real Madrid. Bernardo tampil ketika Madrid berhasil mengalahkan Ferencváros dengan skor 2-1 dalam laga pramusim di Budapest.
Mourinho menilai, gelandang asal Portugal tersebut masih membutuhkan peningkatan dari sisi kebugaran fisik. Dalam pertandingan tersebut, Bernardo Silva mendapatkan kesempatan tampil setelah resmi bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2026.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Manchester City itu, menjadi salah satu rekrutan penting Mourinho dalam upaya membangun Los Blancos. Mourinho mengakui, kondisi fisik pemain berusia 31 tahun tersebut belum berada pada level yang diharapkan.
“Dia sangat penting, tetapi kasihan dia. Dia datang untuk pramusim dengan level fisik yang cukup rendah,” kata Mourinho dalam keterangannya seperti dilansir laman AS, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Mourinho, Bernardo masih harus meningkatkan kondisi fisiknya sebelum mampu memberikan kontribusi maksimal. Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut tetap memberikan penilaian positif terhadap kualitas sang gelandang.
“Dia harus berkembang. Tetapi dia adalah pemain yang luar biasa,” ujar Mourinho.
Bernardo mendapatkan menit bermain pertamanya bersama Real Madrid ketika menghadapi Ferencváros di Budapest. Madrid akhirnya mengamankan kemenangan 2-1 dalam pertandingan persahabatan tersebut.
Real Madrid lebih dulu membuka keunggulan melalui Mario Rivas pada menit ke-41. Carlos Espí kemudian mencetak gol kedua Madrid setelah jeda, sementara permainan tim Mourinho mengalami penurunan organisasi pada babak kedua.
Mourinho mengaku lebih puas dengan penampilan timnya pada babak pertama. Menurutnya, Madrid mampu mengendalikan permainan dengan lebih baik sebelum perubahan pemain dan kondisi fisik beberapa pemain membuat struktur permainan sedikit berubah.
“Saya lebih menyukai babak pertama. Itu tidak mengejutkan saya karena kami telah bekerja lebih banyak dengan para pemain itu,” kata Mourinho.
Mourinho Ubah Posisi Bernardo
Salah satu keputusan Mourinho dalam pertandingan tersebut adalah menggeser Bernardo ke posisi yang lebih maju. Perubahan itu dilakukan setelah sang pelatih melihat kondisi fisik Bernardo belum sepenuhnya siap untuk menjalankan peran sebelumnya.
“Selama pertandingan, saya menyadari dia sedikit kurang kuat secara fisik. Jadi saya memajukannya ke posisi No. 10,” ucap Mourinho.
Ia menilai Bernardo memiliki fleksibilitas karena dapat dimainkan di beberapa posisi berbeda. Kemampuan bermain di berbagai posisi menjadi salah satu alasan Mourinho memberikan kepercayaan kepada Bernardo.
Sang gelandang dapat beroperasi lebih dalam maupun memainkan peran sebagai pemain nomor 10 di belakang lini depan. Bagi Mourinho, masa pramusim memang menjadi kesempatan untuk menguji berbagai komposisi pemain.
Madrid Menang, Mourinho Masih Temukan Kekurangan
Kemenangan atas Ferencváros menjadi hasil positif bagi Madrid dalam rangkaian persiapan musim baru. Namun, Mourinho tetap melihat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki sebelum tim memasuki pertandingan kompetitif.
Pelatih berusia 63 tahun itu menyoroti bagaimana Madrid kehilangan sebagian organisasi permainan pada babak kedua. Kehadiran pemain yang belum memiliki banyak menit bermain membuat struktur tim tidak sekuat pada paruh pertama pertandingan.
Mourinho juga mengkritik cara tim mengelola pertandingan pada menit-menit akhir. Menurutnya, pemain harus mampu membaca situasi dan tidak melakukan kesalahan yang dapat memberikan peluang kepada lawan.
“Anda tidak mengakhiri pertandingan dengan menghadiahkan tendangan bebas berbahaya seperti yang kami lakukan. Anda harus tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Mourinho.
Meski demikian, Mourinho tidak menganggap kesalahan tersebut sebagai sesuatu yang harus dibesar-besarkan. Baginya, kesalahan dalam pertandingan pramusim dapat menjadi bahan evaluasi sebelum musim resmi dimulai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....