Milan Bawa Strategi Fleksibel saat Hadapi Chelsea
- 07 Agt 2026 17:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ruben Amorim sebut akan menerapkan fleksibilitas dalam strategi bermain ketika menghadapi Chelsea pada laga tur pramusim di SUGBK Jakarta, 8 Agustus 2026.
- Hal tersebut merupakan upaya adaptasi karena setiap pertandingan menawarkan tantangan yang berbeda-beda.
- Amorim janjikan penampilan terbaik sebagai apresiasi atas antusiasme bagi para Milanisti (fans AC Milan).
RRI.CO.ID, Jakarta – Ruben Amorim menegaskan timnya tidak akan terpaku pada satu skema atau gaya bermain saat melawan Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026. Amorim mengatakan era sepak bola saat ini menuntut fleksibilitas karena setiap pertandingan memiliki tantangan yang berbeda.
"Ada banyak cara untuk membangun serangan, tim-tim mengubah cara bermain mereka selama pertandingan. Jadi sekarang tidak lagi tentang sistem, tapi cara kami memainkan permainan kami," kata Amorim dalam konferensi pers di SUGBK, Jumat, 7 Agustus 2026.
Jelang menghadapi Chelsea, Amorim memastikan sejumlah pemain utama akan mendapat menit bermain sesuai kebutuhan tim. Rafael Leao, Luka Modric, Gonzalo Ramos, dan Koni De Winter termasuk dalam rencana tersebut, meski tidak dimainkan secara bersamaan.
Pelatih asal Portugal itu mengakui proses membangun tim menbutuhkan waktu. Namun, Amorim melihat perkembangan yang menjanjikan dari skuadnya selama rangkaian laga pramusim yang telah berlangsung.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik pemain agar sesuai dengan gaya bermain yang diinginkan. Meski begitu, ia menegaskan AC Milan tetap membidik kemenangan sejak pertandingan pertama.
Laga pramusim, kata Amorim, menjadi kesempatan untuk menguji seluruh pemain sebelum menentukan komposisi terbaik tim. Ia berharap Rossoneri terus berkembang dalam aspek fisik, teknik, taktik, penguasaan bola, hingga duel satu lawan satu.
Meski masih dalam proses membangun tim, Amorim menegaskan target Rossoneri tidak pernah berubah. "Ketika berada di klub seperti Milan, kita harus mencari gelar," ujarnya.
Di satu sisi, Amorim juga menyampaikan apresiasi kepada para Milanisti Indonesia yang menyambut kedatangan tim dengan antusias. Ia berharap Rossoneri dapat memberikan penampilan terbaik.
"Jadi, kami ingin membalas semua dukungan yang mereka berikan kepada kami di setiap pertandingan. Karena saya tahu itu selalu menjadi pesta setiap kali Milan bermain," ucap dia.
Sementara itu, bek AC Milan, Koni De Winter, mengaku menikmati proses adaptasi bersama skuad Rossoneri di bawah arahan Amorim. Menurutnya, perubahan metode bermain membuat seluruh pemain harus cepat menyesuaikan diri.
"Ini adalah pelatih baru, jadi cara bermainnya berubah sedikit. Tapi sudah tugas kami untuk beradaptasi," ujar De Winter pada kesempatan yang sama.
Pemain asal Belgia itu menegaskan target pribadinya adalah membantu AC Milan semaksimal mungkin sepanjang musim. Ia juga ingin menjalankan setiap arahan pelatih agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....