Benfica Buka Peluang ke Play-off Liga Europa, Usai Pesta Gol

  • 07 Agt 2026 11:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Benfica pesta gol 6-1 saat menjamu Hearts dalam leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Europa
  • Benfica hanya membutuhkan hasil imbang atau kalah maksimal empat gol untuk lolos ke babak play-off.
  • Marco Silva menilai penerapan strategi timnya berjalan semakin baik pada pertandingan tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta - Benfica membuka peluang besar menuju babak play-off Liga Europa 2026/2027 setelah mengalahkan Hearts dengan skor telak 6-1. Kemenangan tersebut menjadi modal penting wakil Portugal menjelang leg kedua putaran ketiga kualifikasi.

Pertandingan berlangsung di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, pada Kamis, 6 Agustus 2026, dini hari WIB. Rafa Silva, Tomás Araújo, Vangelis Pavlidis, Gianluca Prestianni, Jhon Durán, dan Andreas Schjelderup mencetak seluruh gol Benfica.

Tom Renaud memperkecil ketertinggalan Hearts melalui satu gol menjelang pertandingan berakhir. Benfica kini hanya memerlukan hasil imbang atau kekalahan dengan selisih maksimal empat gol pada leg kedua.

Keunggulan agregat lima gol menempatkan Benfica di posisi sangat menguntungkan menuju babak play-off Liga Europa. Leg kedua akan menentukan kelolosan wakil Portugal tersebut ke fase berikutnya kompetisi antarklub Eropa.

Kepala pelatih Hearts Wouter Vrancken menilai timnya kehilangan kepercayaan diri setelah kebobolan gol cepat pada pertandingan. Ia menyampaikan tanggapannya dalam jumpa pers pasca laga di Lisbon, Portugal, Jumat, 7 Agustus 2026.

“Mungkin karena kurangnya pengalaman atau rasa gugup, karena kami kebobolan gol di awal, tapi kami hanya terus mengumpan bola ke depan. Dan akibatnya, kami tak pernah benar-benar masuk ke dalam alur permainan,” ujar Vrancken.

Ia mengakui Hearts sempat menemukan ruang permainan pada babak pertama menghadapi tekanan Benfica. Namun, timnya gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk memberikan perlawanan lebih berarti sepanjang pertandingan.

“Ada beberapa momen di babak pertama ini, kami berhasil menemukan celah, lalu bisa sedikit bernapas lega. Namun, sebenarnya cukup mengecewakan melihat bahwa kami tidak menunjukkan lebih banyak keberanian pada momen-momen tersebut,” ucapnya.

Kepala pelatih Benfica Marco Silva menilai perkembangan permainan timnya mulai terlihat dibandingkan pertandingan sebelumnya. Gol pembuka dinilai menjadi gambaran keberhasilan penerapan strategi yang telah dipersiapkan sebelumnya.

“Saya menyadari bahwa tim ini semakin membaik, bahwa kami mulai menunjukkan hal-hal yang telah kami persiapkan. Gol pertama juga menjadi contoh yang baik, terutama cara kami mencetaknya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memulai pertandingan dengan intensitas tinggi sejak menit awal menghadapi Hearts. Pendekatan ofensif tersebut dinilai membantu Benfica mengendalikan jalannya pertandingan hingga peluit akhir.

“Saya telah meminta para pemain untuk memulai pertandingan dengan kuat, dan itulah yang kami tunjukkan. Selalu penting untuk mencetak gol lebih awal, tetapi bukan hanya soal mencetak gol saja, cara kami memulai dengan kuat, berusaha bermain secara ofensif, sekaligus tetap bersaing,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....