Herdman: Laga Melawan Singapura Jadi Ujian Terbesar Garuda

  • 07 Agt 2026 07:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Laga ini menjadi penentu langkah Indonesia menuju babak semifinal dengan peluang lolos yang harus dipertahankan lewat kemenangan.
  • Skuad Garuda wajib meraih tiga poin untuk memastikan kemajuan mereka ke tahap selanjutnya turnamen.

RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026. Duel berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat, 7 Agustus 2026.

Laga ini menjadi penentu langkah Indonesia menuju babak semifinal turnamen. Skuad Garuda wajib meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos.

Indonesia kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan enam poin. Vietnam dan Singapura berada di atasnya setelah sama-sama mengumpulkan tujuh poin.

Kekalahan 0-3 dari Vietnam membuat Indonesia wajib menang atas Singapura demi menjaga peluang lolos ke semifinal. Hasil imbang atau kekalahan akan mengakhiri perjuangan Garuda pada fase grup.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai laga melawan Singapura akan menjadi ujian terbesar bagi skuad Garuda sejauh turnamen berlangsung. Menurutnya, tuan rumah tampil konsisten sepanjang perjalanan fase grup.

"Fokus kami adalah proses menghadapi tim yang terorganisasi dan telah membuktikan sepanjang turnamen bahwa mereka sangat sulit dikalahkan," kata Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis, 6 Agustus 2026. Ia juga menilai Singapura memiliki pertahanan kokoh serta tidak mudah kebobolan.

Meski memberi respek kepada Singapura, Herdman tetap yakin Indonesia memiliki kualitas untuk meraih kemenangan. Ia menyebut perpaduan pemain senior dan muda menjadi kekuatan penting Garuda.

'Kami memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman, juga pemain-pemain muda yang haus akan pembuktian. Dan sebagai pesepak bola, kami hidup untuk momen-momen seperti ini," ujarnya.

Herdman mengatakan para pemain justru menikmati laga ketika banyak hal dipertaruhkan. "Mereka memiliki mentalitas kolektif yang kuat, jadi kami tahu apa yang akan kami hadapi," ujar Herdman.

"Ini adalah lawan yang bagus. Tetapi kami juga tahu siapa diri kami," ucapnya.

Pelatih berusia 51 tahun itu juga meminta anak asuhnya tampil berani sejak awal pertandingan. Indonesia, menurut Herdman, tetap harus bermain menyerang dan mendominasi permainan meski tampil di kandang lawan.

"Kami datang untuk bermain positif dan ingin mendominasi permainan di area lawan," kata Herdman. Ia menilai Singapura juga mengusung gaya bermain menyerang sehingga pertandingan diprediksi berjalan terbuka.

"Saya pikir bagi fans, mereka bangga akan tim kesayangannya masing-masing. Tapi besok, mereka (Singapura) akan menghadapi indonesia, tim yang sedang terluka dan lapar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....