Pengamat: Indonesia Punya Banyak Talenta Sepak Bola Muda

  • 04 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mohamad Kusnaeni menilai Indonesia memiliki potensi pesepak bola muda yang besar dan tersebar hampir di seluruh wilayah
  • Banyak talenta muda belum tersentuh talent scouting, kompetisi, serta pembinaan karier sejak usia dini
  • Bung Kus menilai kompetisi usia muda di tingkat daerah perlu diperbanyak sebagai wadah pembinaan tanpa mengganggu pendidikan pemain

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni menilai Indonesia memiliki potensi pemain muda berbakat yang tersebar hampir di seluruh daerah. Menurutnya, banyak talenta belum tersentuh sistem pencarian bakat, kompetisi, maupun pembinaan karier sejak usia dini.

“Harus kita akui bahwa Indonesia ini salah satu negara dengan potensi pemain yang sebetulnya luar biasa ya. Ini sering kita dengar pengakuan itu atau pernyataan itu dari para pelatih, mantan pemain yang pernah melakukan talent scouting,” kata pengamat sepak bola yang akrab disapa Bung Kus dalam dialog bersama PRO 3 RRI di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia mengatakan pengakuan mengenai besarnya potensi pemain Indonesia kerap disampaikan pelatih, mantan pemain, serta pencari bakat. Potensi tersebut tidak hanya berada di Papua dan Maluku, tetapi juga tersebar di berbagai wilayah lain.

Ia menegaskan banyak pemain berbakat belum terjangkau proses talent scouting maupun sistem kompetisi yang memadai hingga sekarang. Menurutnya, pembinaan karier sejak awal menjadi faktor penting menentukan keberhasilan pemain pada masa mendatang.

“Bahkan mungkin yang lebih penting lagi belum tersentuh oleh upaya membantu mereka untuk menata karir dari awal. Itu yang sangat penting, karena menata karir dari awal itu adalah kunci untuk keberhasilan di masa depan,” kata Bung Kus.

Bung Kus menyebut hampir seluruh daerah Indonesia memiliki pemain berbakat yang dapat ditemukan melalui kompetisi kelompok usia muda. Pengalamannya menggelar ‘Piala Menpora U-16’ membuktikan banyak pemain kemudian berkembang hingga memperkuat tim nasional Indonesia.

Ia mencontohkan nama Beckham Putra dan Hajar Faturahman pernah mengikuti kompetisi usia muda yang melibatkan sekolah sepak bola. Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi pemain yang sangat besar di berbagai daerah.

Meski demikian, Bung Kus menilai wadah untuk menunjukkan kemampuan serta bakat pemain muda Indonesia masih sangat terbatas. Menurutnya, kompetisi usia muda tetap diperlukan sebagai sarana mengukur hasil latihan secara berkelanjutan setiap pekan.

“Saya mendapat keyakinan bahwa sebetulnya potensi pemain Indonesia itu luar biasa. Cuma selama ini wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan menunjukkan bakat itu memang masih sangat kurang,” ucapnya.

Ia menegaskan kompetisi tidak harus berskala nasional, melainkan cukup digelar pada tingkat kabupaten atau kawasan terdekat. Dengan pendekatan tersebut, pemain muda tetap memperoleh kesempatan berkembang tanpa meninggalkan pendidikan maupun keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....