Persebaya Vs Arema Memanas, Bernardo Tavares Soroti Waktu Istirahat Singo Edan
- 02 Agt 2026 10:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sudah melihat beberapa pertandingan Arema, tetapi saya akan menganalisis Arema lagi. Saya pikir Arema memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang bagus
- Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengatakan, timnya akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026.
- Menurut Tavares, Arema merupakan salah satu tim dengan komposisi pemain yang merata di setiap lini. Kondisi tersebut membuat persaingan antarpemain di dalam skuad berjalan sehat dan meningkatkan kualitas permainan tim.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengatakan, timnya akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026. Selain menilai kualitas lawan sangat baik, ia juga menyoroti, perbedaan waktu istirahat yang dianggap menguntungkan kubu Singo Edan.
Menurut Tavares, Arema merupakan salah satu tim dengan komposisi pemain yang merata di setiap lini. Kondisi tersebut membuat persaingan antarpemain di dalam skuad berjalan sehat dan meningkatkan kualitas permainan tim.
Pelatih asal Portugal itu mengaku, telah mempelajari sejumlah pertandingan Arema FC selama fase Grup A. Namun, ia memastikan, analisis terhadap calon lawannya akan terus dilakukan sebelum laga semifinal digelar.
"Sudah melihat beberapa pertandingan Arema, tetapi saya akan menganalisis Arema lagi. Saya pikir Arema memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang bagus," kata Tavares usai Persebaya mengalahkan Port FC dengan skor 2-1 dalam turnamen Piala Presiden 2026, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.
Mantan pelatih PSM Makassar itu menilai, kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan utama Arema musim ini. Dengan banyaknya pemain berkualitas di setiap posisi, rotasi dapat dilakukan tanpa mengurangi performa tim.
"Mereka memiliki persaingan yang bagus di setiap posisi. Satu atau dua pemain yang bisa membuat posisi tersebut menjadi sangat baik," ucap Tavares.
Kemudian, ia menuturkan, keberadaan banyak pemain berkualitas membuat pelatih lebih leluasa mengatur menit bermain selama turnamen berlangsung. Strategi tersebut, dinilai penting untuk menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal yang padat.
Selain itu, Tavares menilai, keputusan Arema mempertahankan sebagian besar pemain musim lalu menjadi keuntungan tersendiri. Kehadiran beberapa rekrutan baru, juga disebut semakin memperkuat skuad Singo Edan.
"Mereka tidak kehilangan delapan pemain dari musim lalu dan mereka juga mendatangkan pemain-pemain bagus musim ini. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang berat," ujar Tavares.
Di sisi lain, Tavares menyoroti, jadwal pertandingan yang menurutnya tidak memberikan kesempatan pemulihan yang seimbang. Ia menyebutkan, Arema memiliki waktu sekitar satu setengah hari lebih lama untuk beristirahat dibandingkan Persebaya.
"Arema memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak daripada kami untuk mempersiapkan pertandingan dan melakukan pemulihan. Ini tidak mudah bagi tim yang berasal dari Grup B," kata Tavares.
Pelatih berusia 46 tahun itu bahkan menilai situasi tersebut tidak adil bagi timnya. Pasalnya, Persebaya masih harus melakukan perjalanan menuju lokasi semifinal tanpa memiliki waktu pemulihan yang cukup.
"Menurut saya ini sangat tidak adil. Kami harus melakukan perjalanan ke tempat lain karena tim lain, seperti Arema, memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak dibandingkan kami," ucap Tavares.
Pertemuan Persebaya Surabaya dan Arema FC diprediksi berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua klub asal Jawa Timur tersebut. Selain memperebutkan tiket ke final, duel ini juga menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dalam Piala Presiden 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....