Profil Franco Baresi, Simbol Loyalitas Abadi AC Milan
- 31 Jul 2026 14:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Franco Baresi merupakan pemain pertama berstatus one man club AC Milan
- Mengabdi selama 20 tahun tanpa pernah membela klub lain
- Nomor punggung 6 dipensiunkan sebagai penghormatan atas loyalitasnya
RRI.CO.ID,Jakarta - Kepergian legenda sepak bola Italia, Franco Baresi, menutup kisah salah satu pemain paling loyal dalam sejarah AC Milan. Sosok bernama lengkap Franchino Baresi itu dikenang sebagai pemain pertama yang menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Rossoneri.
Lahir di Travagliato, Brescia, Italia, pada 8 Mei 1960, Baresi tidak tumbuh dengan mimpi menjadi pesepak bola. Ia bahkan baru mengenal pertandingan sepak bola melalui televisi ketika berusia 10 tahun.
Perjalanan Baresi dimulai saat bergabung dengan akademi AC Milan pada 1972. Setelah sempat mencoba beberapa posisi, ia akhirnya menetapkan diri sebagai bek dan berkembang menjadi salah satu libero terbaik dunia.
Lima tahun kemudian, Baresi dipromosikan ke tim utama dan menjalani debut Serie A pada 23 April 1978 saat berusia 17 tahun. Meski hanya tampil sekali pada musim pertamanya, ia segera menjadi pilihan utama Milan pada musim berikutnya.
Penampilan impresif Baresi membawa AC Milan meraih gelar Serie A musim 1978/1979 sekaligus mengakhiri penantian panjang klub. Perannya di lini belakang juga menghentikan dominasi Juventus pada kompetisi domestik saat itu.
Loyalitas Baresi benar-benar diuji ketika AC Milan terdegradasi ke Serie B akibat skandal Totonero. Di tengah banyaknya pemain yang hengkang, termasuk tawaran dari klub-klub besar Italia, Spanyol, dan Inggris, Baresi memilih bertahan.
Keputusan itu kembali diuji ketika Milan untuk kedua kalinya turun ke Serie B pada musim 1982/1983. Meski kembali menghadapi masa sulit, Baresi tetap setia mengenakan seragam merah hitam hingga klub bangkit lagi ke kasta tertinggi.
Selama hampir dua dekade membela Rossoneri, Baresi mencatat sejarah sebagai pemain pertama AC Milan yang tidak pernah membela klub lain. Ia mengakhiri karier profesionalnya pada 1997 setelah 20 tahun mengabdi di San Siro.
Bersama AC Milan, Baresi mempersembahkan enam gelar Serie A, dua gelar Serie B, empat Supercoppa Italiana, tiga trofi Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Interkontinental. Prestasi itu menjadikannya salah satu ikon terbesar sepanjang sejarah klub.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, AC Milan memensiunkan nomor punggung enam yang selalu dikenakannya. Hingga kini, nomor tersebut tetap menjadi simbol loyalitas dan kepemimpinan Franco Baresi.
Meninggal dunia pada Kamis (30/7) dalam usia 66 tahun, Baresi meninggalkan warisan besar bagi dunia sepak bola. Namanya akan selalu dikenang sebagai sosok yang mendefinisikan peran libero sekaligus lambang kesetiaan kepada satu klub.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....