Mitchell Baker Sebut Debut Timnas sebagai Mimpi Jadi Nyata

  • 28 Jul 2026 23:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mitchell Baker menyebut debut bersama Timnas Indonesia sebagai mimpi yang menjadi kenyataan
  • Penyerang berusia 19 tahun itu berterima kasih kepada keluarga, tim pelatih, rekan setim, dan seluruh pihak yang mendukungnya
  • Baker menegaskan fokus Indonesia kini beralih menuju pertandingan berikutnya melawan Timor Leste

RRI.CO.ID, Bogor – Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Lee Baker menuturkan, debutnya bersama skuad Garuda sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Penyerang berusia 19 tahun itu bersyukur dapat mengawali karier internasionalnya dengan mencetak tiga gol (hattrick) ke gawang Kamboja.

Mitchell mengatakan pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak yang membantunya hingga bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, tim pelatih, dan seluruh anggota skuad yang selalu memberikan kepercayaan kepadanya.

"Saya hanya ingin mengulangi apa yang dikatakan Coach. Ada banyak orang di balik layar yang membantu, dan saya tidak akan berada di sini tanpa mereka," kata Mitchell dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor pada Senin, 27 Juli 2026.

Pemain yang menjalani debut bersama timnas senior itu mengaku sulit menggambarkan kebahagiaannya setelah mencetak hattrick pada laga perdana. Menurutnya, malam tersebut menjadi salah satu momen paling membanggakan dalam perjalanan karier sepak bolanya.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Perasaan yang luar biasa, saya tidak bisa meminta yang lebih baik lagi," ucapnya.

Mitchell Baker (kanan) bersama Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman saat konferensi pers di Stadion Pakansari, Bogor pada Senin, 27 Juli 2026 (Foto: RRI.CO.ID/Asniar Litiloly)

Mitchell menegaskan keberhasilannya mencetak tiga gol tidak dapat dipisahkan dari kerja sama seluruh pemain di lapangan. Ia menilai kemenangan atas Kamboja merupakan hasil kerja keras tim, bukan pencapaian individu semata.

"Ini tidak akan mungkin terjadi tanpa tim, tanpa staf pelatih, dan semuanya. Jadi kami akan menikmatinya, tetapi kami memiliki pertandingan lagi dalam beberapa hari, sehingga harus terus melangkah," ujar pemain berpostur 196 cm itu.

Suporter Indonesia juga mendapat apresiasi khusus dari Mitchell yang merasakan atmosfer luar biasa sepanjang pertandingan di Stadion Pakansari. Ia menyebut dukungan ribuan pendukung menjadi pengalaman terbaik yang pernah dirasakan selama bermain sepak bola.

"Jujur saja stadionnya luar biasa. Para penggemar sangat membantu selama 90 menit dan ini mungkin pengalaman terbaik sekaligus paling membanggakan yang pernah saya rasakan," kata Mitchell.

Sementara itu meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Timnas John Herdman kecewa karena timnya kebobolan satu. "Jadi, kami memang kecewa malam ini. Karena kami menargetkan clean sheet [tidak kebobolan]," kata Herdman dalam jumpa pers seusai laga.

"Kami harus menerima kenyataan ini. Sebenarnya kami bisa saja mencatatkan clean sheet dalam empat pertandingan berturut-turut jika menghitung laga melawan Bali."

"Tapi rekor itu gagal kami pertahankan malam ini. Mengecewakan."

Meski menikmati debut yang sempurna, Mitchell memilih segera mengalihkan perhatian menuju pertandingan berikutnya pada Piala AFF 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Timor Leste dalam laga kedua yang akan berlangsung di Stadion Chonburi Municipality, Thailand.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....