Italia Siap Langgar Batas Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola untuk Azzurri
- 22 Jul 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan, siap melanggar batas anggaran demi merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih Azzuri.
- Besarnya nilai kontrak Guardiola disebut menjadi tantangan utama dalam proses negosiasi. Namun, Malago mengisyaratkan, FIGC siap mengambil langkah luar biasa apabila kesempatan merekrut Guardiola benar-benar terbuka.
- Ada aspek-aspek finansial pasti yang harus dipertimbangkan. Dan mengatakan bahwa kami akan terpaksa memaksakan diri secara finansial untuk menutupinya adalah meremehkan kenyataan
RRI.CO.ID, Jakarta - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan, siap melanggar batas anggaran demi merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih Azzuri. Presiden FIGC, Giovanni Malago mengatakan, belum ada kepastian bahwa negosiasi dengan pelatih asal Spanyol tersebut.
Rumor kedatangan Guardiola menguat, setelah Direktur Teknik timnas Italia, Paolo Maldini bersama penasihat khusus Leonardo, dikabarkan menemuinya di Barcelona. Pertemuan itu, disebut sebagai bagian dari upaya meyakinkan mantan pelatih Manchester City tersebut untuk memimpin proyek baru Azzurri.
Besarnya nilai kontrak Guardiola disebut menjadi tantangan utama dalam proses negosiasi. Namun, Malago mengisyaratkan, FIGC siap mengambil langkah luar biasa apabila kesempatan merekrut Guardiola benar-benar terbuka.
"Ada aspek-aspek finansial pasti yang harus dipertimbangkan. Dan mengatakan bahwa kami akan terpaksa memaksakan diri secara finansial untuk menutupinya adalah meremehkan kenyataan," kata Malago dalam keterangannya seperti dilansir Football Italia, Rabu, 22 Juli 2026.
Malago menilai, Guardiola merupakan sosok yang layak memperoleh perlakuan khusus karena reputasi dan rekam jejaknya di sepak bola dunia. Kendati demikian, ia menegaskan, pengecualian anggaran bukan berarti transfer Guardiola ke timnas Italia sudah pasti terwujud.
"Ada beberapa pengecualian yang bisa disahkan, yaitu pengecualian yang berkaitan dengan nama yang menimbulkan semua perdebatan ini. Saya tidak perlu menjelaskan alasan-alasan yang sudah jelas yang menjadikannya sebuah pengecualian," ucap Malago.
Menurut Malago, komunikasi dengan Guardiola harus tetap dijaga selama proses pencarian pelatih baru berlangsung. Ia menilai, membuka ruang dialog merupakan langkah penting sebelum federasi menentukan keputusan akhir.
"Saya rasa membuka pintu dialog. Menjaganya tetap hidup adalah hal yang tepat dan sangat penting," ujar Malago.
Malago juga membantah anggapan bahwa FIGC hanya berfokus kepada Guardiola. Ia menegaskan, sejumlah nama lain tetap masuk dalam pertimbangan, termasuk Andrea Pirlo dan Roberto Mancini.
"Hal ini sama sekali tidak mengandung sikap kurang menghormati pihak lain, sebab diskusi telah berlangsung dengan nama-nama lain. Kami mungkin akan mengarah pada pilihan yang berasal dari mazhab pemikiran yang lebih modern," kata Malago.
Saat ditanya apakah kandidat pelatih telah mengerucut kepada Guardiola, Pirlo, dan Mancini, Malago enggan memberikan kepastian. "Tentu saja tidak, kami memikirkan spesifikasi tertentu untuk pelatih, dan nama-nama ini tentu masuk dalam kategori tersebut," ujar Malago.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....