Haaland Beberkan Perjalanan Norwegia hingga Kontroversi Inggris
- 14 Jul 2026 09:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapten Timnas Norwegia, Erling Haaland mengungkapkan, rasa bangganya meski timnya harus tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2026.
- Norwegia harus mengakhiri langkahnya di Pildun 2026, setelah kalah tipis 1-2 dari Inggris. Meski gagal melaju ke semifinal, Haaland mengatakan, perjalanan timnya telah membawa perubahan besar bagi sepak bola Norwegia.
- Ini adalah minggu-minggu paling luar biasa dan perjalanan terbaik yang pernah saya alami sepanjang hidup saya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapten Timnas Norwegia, Erling Haaland mengungkapkan, rasa bangganya meski timnya harus tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2026. Penyerang Manchester City itu menilai, turnamen Pildun 2026 sebagai pengalaman terbaik yang pernah dirasakannya.
Norwegia harus mengakhiri langkahnya di Pildun 2026, setelah kalah tipis 1-2 dari Inggris. Meski gagal melaju ke semifinal, Haaland mengatakan, perjalanan timnya telah membawa perubahan besar bagi sepak bola Norwegia.
Haaland menuturkan, masih sulit melupakan berbagai momen yang dialaminya selama enam pekan berada di Amerika Serikat. Menurutnya, seluruh perjalanan di Piala Dunia terasa seperti mimpi.
"Ini adalah minggu-minggu paling luar biasa dan perjalanan terbaik yang pernah saya alami sepanjang hidup saya. Rasanya seperti mimpi dan sulit untuk memahaminya sekarang," kata Haaland saat berbincang dengan media Norwegia Verdens Gang (VG), Selasa, 14 Juli 2026.
Di satu sisi, pemain berusia 25 tahun itu mengaku, merasakan kehampaan setelah turnamen berakhir. Namun, ia tetap bangga dengan perjuangan yang telah ditunjukkan seluruh pemain Norwegia.
"Kalau saya mengingat kembali sekitar 40 hari terakhir, semuanya terasa luar biasa. Ada begitu banyak pengalaman dan emosi yang kami rasakan," ucap Haaland.
Haaland juga menyoroti, dampak besar yang ditimbulkan keberhasilan Norwegia tampil impresif di Piala Dunia 2026. Menurutnya, pencapaian tim bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga berhasil mengangkat nama negaranya di mata dunia.
"Penampilan di lapangan memang penting, nengalahkan Brasil adalah pencapaian besar. Tetapi yang paling menyentuh hati saya adalah bagaimana kami menempatkan Norwegia di peta sepak bola dunia," ujar Haaland.
Ia bahkan meyakini, perjalanan tersebut telah mengubah banyak hal dikehidupannya. Baik itu bagi masyarakat Norwegia maupun dirinya secara pribadi.
"Saya rasa ini telah mengubah Norwegia, saya juga merasa turnamen ini telah mengubah diri saya. Sangat sulit mencerna semua pengalaman yang kami alami selama enam minggu terakhir karena begitu banyak hal yang terjadi," kata Haaland.
Selama Piala Dunia berlangsung, dukungan masyarakat Norwegia juga meningkat drastis. Sekitar 20 ribu suporter bahkan berkumpul di luar Istana Kerajaan di Oslo untuk menyaksikan pertandingan perempat final melawan Inggris.
Meski demikian, Haaland masih menyayangkan, beberapa keputusan yang terjadi pada laga tersebut. Ia menilai, Norwegia kurang beruntung, termasuk dalam insiden gol yang dianulir dan beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.
"Saya yakin semua masyarakat Norwegia sangat menghargai perjalanan ini, saya berharap pencapaian kami bisa mempersatukan banyak orang. Kami harus bangga, tetapi juga belajar dari pengalaman ini," ujar Haaland.
Di akhir wawancara, Haaland mengaku kini ingin beristirahat setelah menjalani turnamen yang melelahkan. Ia merasa telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk membawa Norwegia melangkah sejauh mungkin.
"Pada akhirnya saya hanya merasa bangga, saya sudah banyak berbicara selama berada di Amerika Serikat. Sekarang saya lelah dan saya rasa sudah waktunya untuk berlibur," ucap Haaland.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....