Mostafa Ziko Kecam Wasit, Sebut Juara Piala Dunia Sudah Disiapkan untuk Argentina
- 08 Jul 2026 09:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penyerang Timnas Mesir, Mostafa Ziko , mengkritik kepemimpinan wasit François Letexier yang dinilainya merugikan Mesir dan menguntungkan Argentina sepanjang pertandingan.
- Ziko bahkan menyebut Piala Dunia 2026 sudah diatur untuk Argentina.
RRI.CO.ID, Jakarta – Penyerang Timnas Mesir, Mostafa Ziko meluapkan kekecewaannya setelah negaranya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pada laga yang berlangsung Rabu 8 Juli 2026 WIB, The Pharaohs kalah dramatis 2-3 dari Argentina di babak 16 besar.
Ziko secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit François Letexier (Prancis) yang dinilainya merugikan Mesir dan menguntungkan Argentina sepanjang pertandingan. Menurut dia, sejumlah keputusan sang pengadil menjadi faktor utama yang menggagalkan perjuangan timnya.
Pemain klub Pyramids itu bahkan melontarkan tuduhan kontroversial dengan menyebut penyelenggara turnamen telah berpihak kepada Argentina. Menurut dia, Letexier telah memberikan contoh sebagai pengadil lapangan yang tidak adil.
“Ini tidak adil, tidak ada yang perlu dikatakan lagi,” ujarnya dikutip dari laman FIFA, Rabu 8 Juli 2026. “Wasit tidak adil, dia telah merampas hasil kerja keras seluruh bangsa kami sejak awal.”
Pemain berusia 28 tahun itu kemudian mengeluarkan pernyataan yang lebih keras lagi. Menurut dia, hasil turnamen sudah ditentukan sejak awal, meski diakuinya ini merupakan pendapat pribadinya tanpa disertai bukti.
"Piala Dunia ini sudah diatur untuk Argentina, selamat kepada mereka yang sudah memenangkan Piala Dunia. Semuanya sudah direncanakan," ucap Ziko.
Di tengah kekecewaannya, Ziko tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Mesir yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen. Ia menegaskan para pemain telah berjuang maksimal, namun merasa hasil akhir dipengaruhi keputusan wasit.
“Piala Dunia ini sudah diatur untuk Argentina, selamat kepada mereka yang sudah memenangkannya,” ucapnya. “Semuanya sudah direncanakan.”
Meski begitu, Ziko tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Mesir yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen. Menurut dia, para pemain telah berjuang maksimal, tetapi keputusan wasit mempengaruhi hasil akhir.
“Saya mohon maaf kepada para pendukung, kami ingin membuat mereka bahagia tetapi tidak berhasil,” ujarnya. “Namun, ini bukan karena kesalahan kami, tetapi karena wasit.
Secara sportif Ziko tetap mengucapkan selamat kepada Argentina atas keberhasilannya melaju ke babak berikutnya. Meski begitu, dia tetap menilai pertandingan tersebut meninggalkan rasa kecewa yang mendalam bagi skuad Mesir.
Bukan sekali ini saja wasit François Letexier memberikan keputusan yang kontroversial. Pria 35 tahun itu pernah membuat berang pemain-pemain Timnas Indonesia U-23 pada laga playoff Olimpiade 2024.
Saat itu, Letexier memberikan dua penalti kontroversial kepada Guinea ang menjadi lawan Indonesia. Hal ini membuat pelatih Shin Tae-yong melakukan protes keras yang berbuah kartu merah untuk pria asal Korea itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....