Brasil Gagal, Neymar Pamit, Sang Legenda Akhiri Karier Internasional lewat Air Mata
- 06 Jul 2026 08:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapten Timnas Brasil, Neymar da Silva resmi pamit undur diri dari Tim Selecao. Pernyataan tegas Neymar tersebut, usai Brasil menelan kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
- Penyerang Brasil 34 tahun itu, mengumumkan pensiun dini dari level internasional sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Laga di MetLife Stadium, Amerika Serikat, menjadi penampilan terakhir Neymar bersama Selecao.
- Meski sempat mencetak gol lewat titik penalti pada masa injury time, aksi penyelamatan Neymar tersebut tidak mampu menyelamatkan Brasil. Brasil kini sudah tereliminasi dari ajang Piala Dunia 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapten Timnas Brasil, Neymar da Silva resmi pamit undur diri dari Tim Selecao. Pernyataan tegas Neymar tersebut, usai Brasil menelan kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Penyerang Brasil 34 tahun itu, mengumumkan pensiun dini dari level internasional sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Laga di MetLife Stadium, Amerika Serikat, menjadi penampilan terakhir Neymar bersama Selecao.
Meski sempat mencetak gol lewat titik penalti pada masa injury time, aksi penyelamatan Neymar tersebut tidak mampu menyelamatkan Brasil. Brasil kini sudah tereliminasi dari ajang Piala Dunia 2026.
Dalam suasana penuh emosi, Neymar memastikan, impiannya membawa Brasil kembali menjadi juara dunia telah berakhir. Perjalanan panjangnya bersama Brasil itu, resmi ditutup di stadion yang sama tempat dirinya menjalani debut internasional pada 2010.
"Saya sudah mencoba, saya sudah mencoba. Sekarang semuanya sudah berakhir. Saya memulai di sini dan saya mengakhiri di sini," ujar Neymar usai pertandingan melawan Norwegia seperti dilansir FIFA, Senin, 6 Juli 2026.
Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, Neymar tidak mampu menahan air mata. Rekan-rekan setimnya langsung menghampiri dan memberikan pelukan untuk menghibur sang kapten yang menutup karier internasionalnya dengan penuh haru.
Kekalahan dari Norwegia sekaligus menjadi akhir perjalanan Neymar di Piala Dunia. Turnamen 2026 menjadi edisi keempat sekaligus terakhir yang diikutinya bersama Brasil tanpa berhasil mempersembahkan trofi juara dunia.
Hasil tersebut juga memperpanjang puasa gelar Brasil di ajang Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi kampiun pada 2002. Bahkan, menurut catatan sejarah, tersingkir di babak 16 besar menjadi pencapaian terburuk Selecao sejak Piala Dunia 1990.
Secara individu, Neymar juga mencatat rekor yang kurang menyenangkan. Ia menjadi pemain Brasil kedua setelah Thiago Silva yang tampil di empat edisi Piala Dunia tanpa sekalipun merasakan gelar juara dunia.
Meski gagal memenuhi ambisi terbesar bersama negaranya, Neymar tetap meninggalkan warisan luar biasa. Selama membela Brasil, ia mencatat 130 penampilan, mencetak 80 gol dan 58 assist.
Hal tersebut, menjadikan Neymar salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Brasil. Di level senior, gelar Piala Konfederasi 2013 menjadi satu-satunya trofi yang berhasil dipersembahkannya untuk Selecao.
Sementara di level Olimpiade, Neymar sukses memimpin Brasil meraih medali emas bersejarah pada Olimpiade Rio 2016. Demikian perjalanan karier Neymar bersama Timnas Brasil di ajang Internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....