Belanda Pertanyakan Keputusan Wasit usai Insiden terhadap Van Hecke
- 30 Jun 2026 11:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Laga Belanda kontra Maroko di Stadion Monterrey, di Guadalupe, Nuevo León, Meksiko, Selasa, 30 Juni 2026, berlangsung panas. Tidak hanya panas, pertandingan sengit Belanda vs Maromo di Piala Dunia 2026 itu, diwarnai kontroversi.
- Kontroversi itu, tepatnya terjadi setelah dugaan pelanggaran keras terhadap Jan Paul van Hecke tidak berujung hukuman dari wasit maupun VAR. Keputusan tersebut langsung memicu kritik dari media dan pengamat sepak bola Belanda.
- Insiden ini, terjadi tidak lama setelah jeda minum pada babak pertama saat gelandang Maroko, Azzedine Ounahi, berduel dengan Van Hecke.
RRI.CO.ID, Jakarta - Laga Belanda kontra Maroko di Stadion Monterrey, di Guadalupe, Nuevo León, Meksiko, Selasa, 30 Juni 2026, berlangsung panas. Tidak hanya panas, pertandingan sengit Belanda vs Maromo di Piala Dunia 2026 itu, diwarnai kontroversi.
Kontroversi itu, tepatnya terjadi setelah dugaan pelanggaran keras terhadap Jan Paul van Hecke tidak berujung hukuman dari wasit maupun VAR. Keputusan tersebut langsung memicu kritik dari media dan pengamat sepak bola Belanda.
Insiden ini, terjadi tidak lama setelah jeda minum pada babak pertama saat gelandang Maroko, Azzedine Ounahi, berduel dengan Van Hecke. Dalam perebutan bola itu, siku Ounahi terlihat mengenai wajah bek Belanda hingga membuatnya mengerang kesakitan.
Wasit Wilton Sampaio memilih melanjutkan pertandingan tanpa memberikan kartu kepada Ounahi. Tim Video Assistant Referee (VAR) juga tidak meminta sang pengadil lapangan meninjau ulang tayangan insiden tersebut.
Keputusan itu langsung menjadi bahan perdebatan di Belanda. Komentator Media NOS, Jeroen Grueter mempertanyakan, mengapa wasit tidak melakukan pemeriksaan ulang terhadap dugaan sikutan yang dinilai cukup jelas.
Kritik juga datang dari jurnalis De Telegraaf, Jeroen Kapteijns, melalui akun media sosial X. Menurutnya, Ounahi melakukan pelanggaran yang layak mendapat hukuman lebih berat, tetapi wasit hanya memberikan tendangan bebas tanpa mengeluarkan kartu.
"Pelanggaran itu sangat kotor. Ounahi menyikut wajah Van Hecke, tetapi wasit asal Brasil itu hanya memberikan tendangan bebas tanpa kartu," kata Kapteijns.
Kapteijns juga menilai VAR kembali gagal menjalankan fungsinya sepanjang turnamen. Ia menyebut insiden tersebut sebagai contoh lain dari sejumlah keputusan kontroversial yang terjadi di Piala Dunia 2026.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Van Hecke kembali mengalami benturan keras di bagian kepala. Kali ini bek Belanda tersebut terkena kontak dari Noussair Mazraoui saat keduanya berebut bola.
Akibat benturan itu, Van Hecke mengalami luka di kepala dan harus mendapatkan perawatan dari tim medis. Setelah kondisinya dinyatakan aman, bek Tottenham Hotspur tersebut akhirnya dapat melanjutkan pertandingan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....