Uruguay Korban Berikutnya, Tanjung Verde Terus Tulis Dongeng Indah di Piala Dunia

  • 22 Jun 2026 10:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim kuda hitam di Grup H, Tanjung Verde terus menuliskan 'dongeng indah' di Piala Dunia 2026. Setelah sebelumnya Timnas Spanyol frustasi, kali ini Uruguay hanya bisa gigit jari.
  • Bagaimana tidak, Tanjung Verde sukses menahan imbang Uruguay 2-2, di Miami Stadium, Senin, 22 Juni 2026. Ini merupakan kejutan kedua skuad Tubarões Azuis setelah sebelumnya mampu mencuri satu poin dari tim favorit Spanyol.
  • Melansir laman Associated Press (AP), hasil tersebut membuka peluang besar bagi Tanjung Verde untuk melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tim kuda hitam di Grup H, Tanjung Verde terus menuliskan 'dongeng indah' di Piala Dunia 2026. Setelah sebelumnya Timnas Spanyol frustasi, kali ini Uruguay hanya bisa gigit jari.

Bagaimana tidak, Tanjung Verde sukses menahan imbang Uruguay 2-2, di Miami Stadium, Senin, 22 Juni 2026. Ini merupakan kejutan kedua skuad Tubarões Azuis setelah sebelumnya mampu mencuri satu poin dari tim favorit Spanyol.

Melansir laman Associated Press (AP), hasil tersebut membuka peluang besar bagi Tanjung Verde untuk melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim berstatus debutan Piala Dunia itu, kini menjadi salah satu kisah paling menarik dalam turnamen yang digelar di Amerika Utara.

Cuplikan Laga Tanjung Verde Vs Uruguay

Tanjung Verde tampil berani sejak menit awal pertandingan kala melawan Uruguay. Tanjung Verde bahkan mampu unggul lebih dulu pada menit ke-21 melalui tendangan bebas spektakuler Kevin Pina.

Tendangan Kevin Pina tersebut, gagal dijangkau kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera. Gol tersebut menjadi catatan sejarah bagi Tanjung Verde.

Kevin Pina sukses mencetak gol pertama negaranya sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang Piala Dunia. Uruguay sempat merespons dengan cepat menjelang turun minum.

Tepatnya, Maxi Araújo dan Agustín Canobbio mencetak dua gol dalam waktu berdekatan untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Tim berjuluk La Celeste itu tampak berada di atas angin.

Namun, semangat juang Tanjung Verde kembali berbicara pada babak kedua. Pelatih Tanjung Verde memasukkan Hélio Varela untuk menambah daya gedor serangan.

Keputusan tersebut, terbukti tepat setelah sang pemain mencetak gol penyama kedudukan yang membuat pendukung Uruguay terdiam. Varela memanfaatkan posisi Muslera yang terlalu jauh meninggalkan gawangnya.

Tendangan cerdiknya meluncur mulus ke dalam gawang dan mengubah skor menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi gol internasional pertama dalam karier Varela bersama tim nasional Tanjung Verde.

Selepas mencetak gol, ia merayakannya dengan penuh emosional bersama rekan-rekannya di tengah lapangan. Selain Varela, sorotan juga tertuju kepada penjaga gawang Tanjung Verde, Vozinha.

Kiper berusia 40 tahun itu kembali tampil solid setelah sebelumnya menjadi pahlawan saat menahan gempuran Spanyol. Laga melawan Uruguay juga menjadi momen spesial bagi Vozinha.

Untuk pertama kalinya di turnamen ini, sang ibu dapat hadir langsung di stadion pertandingan. Tepatnya, setelah sebelumnya gagal menyaksikan pertandingan kontra Spanyol karena kendala visa.

Pertandingan Uruguay melawan Tanjung Verde turut mencatatkan sejarah unik di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya, dua kiper utama yang sama-sama berusia di atas 40 tahun tampil sebagai starter dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Fernando Muslera yang menjaga gawang Uruguay menjalani penampilan ke-18 sepanjang kariernya di Piala Dunia. Kiper veteran tersebut genap berusia 40 tahun pada 16 Juni lalu.

Dengan tambahan satu poin, Tanjung Verde menjaga peluang untuk menciptakan sensasi yang lebih besar. Jika mampu meraih hasil positif pada laga terakhir fase grup, mereka berpeluang menorehkan sejarah dengan lolos ke babak 32 besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....